PURWASUKA - Nama komedian sekaligus Jurnalis, Soleh Solihun ramai diberbincangkan di Twitter usai mengunggah surat edaran dari sekolah keponakannya.
Surat edaran yang dimaksud Soleh Solihun adalah pungutan yang diajukan Komite Sekolah kepada orang tua siswa yang menyekolahkan anaknya di sekolah negeri yang ada di Bandung.
Dalam cuitan Twitter tersebut, mempertanyakan kepada Gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil mengapa masih ada pungutan liar yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Pasalnya, Ridwan Kamil sendiri pernah menyatakan bahwa tidak boleh ada pungutan apapun di sekolah negeri.
Komika yang satu itu kemudian mempertanyakan hal ini dengan mention Ridwan Kamil.
"Dapet kabar dari keponakan di Bandung. Padahal kata kang @ridwankamil tak boleh ada pungutan apapun di sekolah negeri," cuitnya.
Tweet ini kemudian dibanjiri oleh netizen dari berbagai kalangan. Salah satu netizen yang pernah menjadi komite sekolah mengungapkan bahwa dana tersebut digunakan untuk kebutuhan sekolah lainnya.
"Kalau sekolah cuma ngandelin Dana BOS sekolah bisa kolaps. Karena operasional sekolah tuh banyak banget perintilannya," balas akun @UcHiA***.
Selain itu, salah satu guru honorer pun memberikan komentar bahwa sekolah menggaji mereka menggunakan uang sumbangan.
Baca Juga: Bebas Tanpa Batasan! Begini Serunya Kampanye When Beauty Meets Music
"Kadang guru honorer di sekolah negri di ambilkan dari uang sumbangan untuk menggaji mereka, karena guru honorer terkadang tidak ditanggung oleh dinas pendidikan," balas akun @ruben_p***.
Guru honer lainnya pun berkomentar bahwa di tahun 2023 ini dana BOS dari pemerintah pusat diturunkan.
Halo saya guru honor di sekolah negeri. Tahukan Anda kalau pemerintah pusat menurunkan dana BOS di bulan Maret?," cuit akun @ghea_an.***
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
4 Pelembab Pomegranate Kaya Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Kencang