PURWASUKA - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kini menjadi sorotan netizen pasca kasus pemecetan seorang guru asal Cirebon yang mengkritiknya dengan sebutan 'maneh' di Instagram.
Bahkan, netizen pun mulai menyindir orang nomor satu di Provinsi Jabar itu dengan sebutan baginda raja. Tak hanya itu saja, Ridwan Kamil pun disebut paduka hingga sebutan yang maha mulia.
Seperti yang dilontarkan oleh @just.tonni di kolom komentar Instagram @ridwankamil. Tak hanya itu, sejumlah netizen pun melontarkan hal yang kepada Ridwan Kamil.
“Semua menguning bersama Paduka Yang Mulia,” tulis akun @just.tonni melansir dari Jabarnews.com, Sabtu 18 Maret 2023.
“Panggil dia dulu yang maha mulia paduka baginda raja yang dipertuan,” tulis akun laiinya @lidia_isac.
“Baginda yang mulia,” sindir akun @awa_sholehah.
“Apakah seperti itu Yang Mulia,” sindir akun @andes_yenni.
Diketahui sebelumnya, guru honorer di Kabupaten Cirebon, bernama Muhammad Sabil Fadilah dipecat dari sekolah tempat dia mengajar gara-gara mengkritik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil lewat kolom komentar Instagram @ridwankamil.
Muhammad Sabil Fadilah dipecat dari dua sekolah tempat dia mengajar, usai Ridwan Kamil mengirimkan direct message (DM) kepada pihak sekolah tempat guru honorer tersebut mengajar.
Berikut komentar Muhammad Sabil Fadilah yang membuatnya dipecat usai mengkritik gubernur jabar dengan menggunakan kata maneh.
“Dalam zoom ini, maneh teh keur (kamu itu lagi) jadi gubernur Jabar atau kader partai atau pribadi @ridwankamil?,” tulis Muhammad Sabil Fadilah @sabilfadhillah dilansir JABARNEWS dari Instagram @ridwankamil diunggah Rabu 15 Maret 2023.
Komentar kritik guru honorer tersebut langsung dijawab dan disematkan oleh gubernur Jabar dalam kolom komentar Instagram pribadi Ridwan Kamil.
“@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha (kata kamu bagaimana),” jawab Ridwan Kamil.
Usai ramai kritik terhadap pemecatan tersebut, Muhammad Sabil Fadilah dikabarkan diminta kembali ke sekolah tempat ia mengajar. Namun dirinya dikabarkan menolak, karena alasan merasa tidak enak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Terjebak Siasat Licik Chat WhatsApp: Jerit Pilu Siswi Pesisir Barat di Balik Dinding Kos
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru