PURWASUKA - T-Space bisa menjadi rekomendasi tempat nongkrong asyik di Kota Bandung. Kafe ini lokasinya di Jalan Gandapura No.71B, Riau, Kota Bandung.
Kafe bernuansa Korea ini menawarkan tema all in one space. Selain menghadirkan menu makanan dan minuman, T-Space juga menjual pernak-pernik merchandise artis K-pop.
Tak hanya itu saja, pengunjung T-Space pun bisa belajar bahasa asing mulai dari Bahasa Korea, Mandarin, Jepang dan Inggris karena menjadi learning basecamp-nya tempat les bahasa Taeyang Kulture.
Chief Marketing Officer (CMO) T-Space, Devayuga Leonymara mengatakan, konsep yang diusung T-Space yakni sebagai kafe bahasa.
Selain sebagai tempat nongkrong bersama teman, di T-Space pun bisa sekaligus belajar bahasa dan budaya pop Asia yang saat ini banyak digemari anak muda.
"Disini tempat K-Enthusiasts space yang memang me-surrounding orang-orang yang suka Korea atau Asia. Kami sebutnya kafe bahasa, mulai dari tema kafenya, kegiatan kafenya, dan event K-pop pun ada disini," katanya.
Dia mengakui, konsep kafenya ini terinspirasi dari budaya orang Korea yang gemar belajar di kafe. Hingga akhirnya tercipta T-Space.
"Melihat budaya belajar orang Korea. Kalau ada kafe dekat kampus atau sekolah selalu ramai," katanya.
Pada awalnya, dia bersama suaminya Arman Blanesta mendirikan sebuah lembaga les bahasa yakni Taeyang Kulture pada tahun 2016.
Baca Juga: Prediksi Line Up Pemain Brasil vs Korea Selatan: Coach Tite Tak Mau Anggap Remeh Taeguek Warriors
Konsep yang diusung pun dengan mengedepankan metode pembelajaran yang dikemas unik yakni Learn From Culture dan Learn From Cafe.
Makin bertambahnya murid yang belajar di tempat les tersebut, maka ia pun menghadirkan T-Space sebagai wadah anak muda atau language enthusiasts.
"Kami mengadopsi juga kafe belajar bahasa Inggris di Korea. Tapi kami modifikasi dengan kebutuhan yang ada disini (Kota Bandung) dengan mengajarkan bahasa Asia plus Inggris juga sebagai bahasa universal," terang Devayuga.
"Kami coba mengenalkan kafe sebagai tempat belajar bersama teman. Disini juga bisa bertemu orang-orang yang satu frekuensi atau minat," tambahnya.
Devayuga menerangkan, T-Space didesain sebagai pilihan tempat nongkrong atau belajar yang nyaman dan asyik. Pengunjung yang datang ke kafe ini disambut dengan dekorasi yang cerah dan eye catching.
"Pengunjung juga bisa bikin acara fan meeting atau event fan base. T-Space pernah juga bikin event-event K-pop dari musik hingga drakornya," katanya.
Sementara itu, menu makanan yang disedikan di T-Space sangat beragam mulai dari kopi, lemon tea, minuman kaleng khas Korea, dan lain sebagainya. Harganya pun masih ramah di kantong anak muda Kota Bandung.
Ditambahkannya, bagi yang ingin belajar asing Korea, Mandarin, Jepang dan Inggris bisa mengunjungi akun Instagram resmi di @Taeyang_kulture untuk info lebih lengkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi