PURWASUKA - Kasat Binmas Polrestabes Bandung AKBP Drs. Sutorih, M.Si. mengingatkan Bobotoh untuk tidak membawa dan menyalakan flare pada saat menyaksikan pertandingan Persib vs Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 15 April 2023, mulai pukul 20.30 WIB.
Karena sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan orang-orang di sekitarnya, dari sisi regulasi, flare juga menjadi barang yang dilarang dibawa penonton, apalagi sampai dinyalakan di dalam stadion.
"Saya mengimbau kepada Bobotoh untuk mematuhi aturan yang berlaku, salah satunya flare, begitu juga sajam (senjata tajam, ted), karena petugas kepolisian akan melakukan razia," kata Sutorih usai rapat koordinasi keamanan di Graha PERSIB, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat, 14 April 2023.
"Apabila kedapatan membawa flare, sajam atau barang-barang terlarang, Bobotoh bersangkutan akan dikembalikan dan tidak diperbolehkan menyaksikan pertandingan," tambahnya.
Selain itu, Sutorih mengimbau kepada Bobotoh yang tidak memiliki tiket, sebaiknya tidak memaksakan diri datang ke Stadion GBLA. "Sebab, kita akan lakukan pemeriksaan ketat dan akan memulangkan penonton tak membawa tiket," tegasnya.
Sutorih juga meminta Bobotoh tetap tertib dan santun pada saat menyaksikan pertandingan pamungkas PERSIB di Liga 1 2022/2023 ini.
Sutorih memastikan, aparat kepolisian dan juga Panpel PERSIB bakal memberikan sanksi dan tindakan kepada penonton yang membandel membawa flare, sajam dan benda-benda terlarang lainnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol