PURWASUKA - Sudah kesekian kalinya melakukan razia atau penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Permasyarakatan (WBP), petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta, masih temukan Handphone.
Dalam penggeledahan yang dilakukan secara besar-besaran, pada Senin, 15 Mei 2023 menyasar seluruh kamar WBP di Lapas Kelas IIB Purwakarta.
Selain Handphone, petugas Lapas Kelas IIB Purwakarta juga menemukan barang-barang terlarang yang tidak boleh ada di dalam Kamar WBP.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Purwakarta, Yusep Antonius, mengungkapkan sudah beberapa kali melakukan razia di kamar WBP, namun kali ini dilakukan secara besar-besaran.
Kendati begitu, lanjut dia, petugas masih saja menemukan handphone disimpan blok para warga binaan.
"Dalam sebulan sedikitnya tiga kali razia atau penggeledahan seperti ini digelar ke setiap blok hunian WBP, tapi kali ini kita lakukan ke seluruh kamar WBP di Lapas Purwakarta," ucap pria yang akrab disapa Yusep itu.
Dalam razia kali ini, kata Yusep, petugas Lapas Purwakarta menemukan 6 handphone yang kini telah diamankan.
Selain itu, sambung dia, petugas juga mengamankan kabel listrik, charger handphone, sendok besi, 2 terminal listrik, kepala charger, pisau cutter, sikat gigi dan earphone.
"Hasilnya setelah dilakukan penggeledahan ini tidak ditemukan Narkoba, akan tetapi masih ditemukan barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan," Ungkapnya.
Baca Juga: Jejak Kontroversi PA 212 dari Masa ke Masa: Dulu Tolak Miyabi, Kini Coldplay
Yusep menegaskan tidak akan menoleransi jika ada warga binaan maupun petugas Lapas Purwakarta yang terlibat dalam hal itu.
"Untuk temuan berupa handphone, selanjutnya akan diselidiki lebih jauh. Jika ada oknum dari petugas yang terlibat dalam pengadaannya maka akan ditindak tegas. Kami pun memberikan peringatan terhadap warga binaan yang menghuni kamar yang diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut," tegas Yusep.
Ia menambahkan, petugas Lapas Pemuda Langkat selama ini rutin melakukan razia disetiap blok hunian. Itu dilakukan guna meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban serta mencegah adanya peredaran Narkotika di dalam Lapas.
"Untuk menghindari gangguan kamtib, kita rutin menggelar razia ataupun penggeledahan di blok hunian. Untuk pencegahan masuknya barang terlarang seperti Hp dan Narkotika ke dalam Lapas," ujar Yusep.
Kalapas menambahkan, penggeladahan ini merupakan komitmen Lapas Kelas IIB Purwakarta dalam mewujudkan Zero Halinar (handphone, pungli dan Narkoba).
"Kegiatan ini merupakan komitmen dari seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Purwakarta untuk dapat menciptakan Pemasyarakatan yang bersih dari barang-barang terlarang dalam mewujudkan zero halinar," Jelasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik