PURWASUKA - Deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwakarta lakukan penggeledahan ke dalam blok dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Hal itu dilakukan agar keamanan bisa terjaga dan mencegah masuknya barang-barang terlarang yang tak boleh ada di kamar hunian WBP Lapas Kelas IIB Purwakarta.
Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-59 tahun 2023, penggeledahan dilakukan bersama jajaran anggota TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0619/Purwakarta, pada Kamis 16 Maret 2023, petang.
Kalapas Kelas IIB Purwakarta, Yusep Antonius, menyebut, sidak yang dilakukan sebagai bentuk komitmen dan jajarannya untuk mencegah dan menekan masuknya barang-barang terlarang masuk ke dalam blok hunian agar Lapas Purwakarta bebas dari peredaran barang terlarang terutama narkoba dan handphone.
"Tujuannya untuk pencegahan dan penindakan terhadap pelaku narkoba. Untuk menindaklanjutinya, kami lakukan sidak. Sidak ini menyasar warga binaan yang menyimpan handphone, narkoba, dan benda terlarang lainnya ke blok Lapas," ungkap Yusep, pada Jumat, 17 Maret 2023..
Sementara Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIB Purwakarta, Youga Supriyadi mengatakan, kegiatan sidak tersebut sebagai langkah pertama KPLP guna memastikan kamar hunian dan sekitarnya dalam keadaan aman kondusif.
Ia mengatakan selama penggeledahan yang dilakukan pada Kamis, 16 Maret 2023 petang itu jajarannya bersama Kodim 0619/Purwakarta menyasar kamar hunian Lapas Purwakarta.
"Sebelum penggeladahan para WBP diperiksa terlebih dulu oleh petugas, lalu para petugas menggeledah kamar mereka seperti kamar mandi, ventilasi, dan kolong kamar," ungkap Youga.
Dijelaskannya, pada penggeladahan tersebut, petugas tidak ditemukan adanya Handphone danb narkoba di dalam ruangan tahanan.
Baca Juga: NMIXX Gelar Showcase Tour di Jakarta Juni 2023, NSWER Jangan Ketinggalan!
Namun, sambung Youga, petugas berhasil mengamankan 14 buah paku, 4 buah gelas kaca, 5 buah botol parfum kaca, 3 buah korek gas, 3 buah botol parfum kaleng, 2 buah kabel listrik, 1 buah, pinset, 3 buah
piring, 1 buah cobek, 1 buah gunting, 1 buah kaca, 4 buah gunting kuku, 1 buah barbel, 2 buah terminal rakitan, 1 buah kalung, 1 buah kayu dan 1 buah headset.
“Meski tidak menemukan obat-obat terlarang ataupun narkoba serta handphone, kami berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang tidak boleh ada di kamar warga binaan," ucap Pria yang belum genap sepekan menjabat KPLP itu.
Youga menambahkan, penggeledahan dilaksanakan guna meningkatkan kewaspadaan terkait deteksi dini Keamanan dan ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwakarta khususnya.
"Kegiatan razia seperti ini sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban serta mencegah gangguan kamtib di Lapas Kelas IIB Purwakarta. Salah satu tujuan kegiatan razia atau penggeledehan sejumlah kamar narapidana juga untuk menciptakan kebersamaan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas yang merujuk pada penguatan tugas dan fungsi keamanan di Lapas Purwakarta," ucap Youga.
Youga mengajak seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Purwakarta bersama sama bersinergi dan berkomitmen dalam hal kegiatan sidak kamar hunian akan kita laksanakan secara rutin guna mewujudkan Kunci Pemasyarakatan Maju.
Ia menambahkan, barang bukti hasil razia penggeledahan akan diinventarisir dan dicatatkan dalam berita acara serah terima hasil penggeledahan.
"Semua barang temuan hasil razia tersebut selanjutnya akan didata dan akan segera dimusnahkan," tungkas Youga.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI