PURWASUKA - Sebanyak 112 warga di Kampung Cisarai, Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta dan Kampung Bumisari, Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta mengalami keracunan diduga usai menyantap hidangan hajatan.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Pasawahan, AKP Ali Murtadho mengatakan, para korban berasal dari dua Kecamatan yakni Kecamatan Pondoksalam dan Kecamatan Jatiluhur.
"Jumlahnya 112 warga, 97 korban tercatat sebagai warga Kampung Cisarai, Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam dan 15 korban tercatat sebagai warga Kampung Bumisari, Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur. Sebagian ada yang mendapatkan perawatan medis dari Tim Medis Puskesmas Pondoksalam dan sebagian di evakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta," ucap Ali, pada Selasa, 16 Mei 2023, petang,
Menurutnya, peristiwa itu bermula saat ratusan warga itu, pada Minggu, 14 Mei 2023 di Kamoing Sukamaju, RT.014/RW.007 Desa Sukajadi Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta ada pesta pernikahan warga.
Selanjutnya, kata Ali, pada Selasa, 16 Mei 2023, Balai Pengobatan Puskesmas Pondoksalam kedatangan warga yang berobat sebanyak 8 orang dengan keluhan mual, muntah, diare (mencret).
"Jadi awalnya ada 8 warga yang berobat ke Puskesmas Pondoksalam mengalami sakit perut, sakit kepala dan muntah-muntah, ketika ditanya oleh tenaga kesehatan Puskesmas Pondoksalam warga tersebut mengaku habis makan berkat dari hajatan pernikahan," ucap Ali.
Kemudian, lanjut dia, pihaknya mendapatkan laporan dari Puskesmas Pondoksalam bahwa ada korban keracunan yang diduga usai menyantap makan berkat dari hajatan pernikahan.
"Awalnya kami mendapat laporan bahwa ada satu keluarga berjumlah 37 orang warga yang mengalami keracunan diduga usai mengkonsumsi makan berkat dari hajatan pernikahan. Lalu, pihak Puskesmas Pondoksalam memberikan laporan bahwa korban keracunan bertambah menjadi 112 orang," Jelas Ali.
Kapolsek menambahkan, pihaknya hingga kini belum bisa memastikan apakah belasan warga itu keracunan makan berkat dari hajatan pernikahan tersebut atau bukan. Sebab, penyelidikan masih dilakukan.
Baca Juga: Andritany Ardhiyasa Akui Timnas Indonesia U-22 Layak Dapat Emas SEA Games 2023
"Masih dalam penyelidikan, untuk sample uji sisa makanan hajatan Puskesmas Pondoksalam sudah mengirimkan ke laboratorium Dinas Kesehatan Kabupatan Purwakarta untuk dilakukan pengecekan laboratorium. Kami juga sudah melakukan pengecekan TKP dan meminta keterangan dari sejumlah warga," sebut Ali.
Kapolsek menyebut sebagian warga yang mengalami keracunan sudah mulai membaik dan korban dirawat di RSUD Bayu Asih sudah ada yang pulang.
"Alhamdulillah sebagian korban sudah mulai membaik, dari 56 orang yang masuk RSUD Bayu Asih Purwakarta, 50 orang sudah pulang dan tinggal 6 orang dirawat di IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta. Bahkan untuk pencegahan Puskesmas Pondoksalam membuka posko pengobatan di lokasi kejadian dipimpin dr. Inamul," tutur Ali.
Tak hanya itu, lanjut Kapolsek, Polsek Pasawahan melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Pondoksalam untuk menakoordinir dan mengerahkan Mobil Ambulans Desa untuk membawa korban ke Rumah Sakit.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Muspika Pondoksalam untuk menyediakan armada guna mengevakuasi jika ada korban keracunan yang parah ke RSUD Bayu Asih Purwakarta," ucap Ali.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati