PURWASUKA - DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Purwakarta belakangan ini geger usai ditinggalkan oleh dua nama bersar yakni Dedi Mulyadi bersama anaknya AHB Maula Akbar.
Alih-alih mengalami kemunduran, malah dibawah kendali Sekretaris DPD Partai Golkar Purwakarta H.Ahmad Sanusi, semakin menunjukan soliditas yang tinggi dengan seluruh pengurusnya.
Usut punya usut ini terjadi karena sebagaiaman bentuk pembuktian para pengurus Partai Golkar tanpa dua tokoh sentral dan para pendulunya.
Bahkan kini menurut Pengamat Politik Agus M Yasin, Ahmad Sanusi terlihat semakin berani mengambil komando tanpa sungkan. Karena merasa menjadi kewajiban, serta sudah tidak ada lagi yang kerap merintangi semangatnya.
"Itu bukan tanpa alasan, selaku Sekretaris DPD Partai Golkar Purwakarta sudah barang tentu harus menjadi motivator dan dinamisator bagi pengurus pengurus lainnya yang loyal pada partai." kata Agus M Yasin dikutip dari sidikjari.co.id.
Agus M Yasin mengatakan contoj kecil yang bisa dibuktikan, adalah bagaimana Ahmad Sanusi menampakan dirinya sebagai tokoh penting di tengah keadaan darurat yang melanda Partai Golkar Purwakarta.
Dan bagaimana gambar dia terpampang dalam media, dengan gambaran yang menyiratkan semangat untuk membentengi Partai Golkar Purwakarta.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123