PURWASUKA - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Purwakarta lakukan pemantauan dan cek debit air sungai untuk deteksi awal bencana banjir yang berpotensi terjadi di Wilayah Kabupaten Purwakarta.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasatpolairud, AKP Jajang Sukandar mengatakan dalam setiap kesempatan Satpolairud Polres Purwakarta selalu melaksanakan Patroli perairan atapun sambang warga di daerah pesisir serta pengecekan debit air di Waduk Jatiluhur dan Waduk Cirata.
Jajang mengatakan, pihaknya akan terus memantau perkembangan potensi bencana banjir di wilayah hukum Polres Purwakarta.
"Warga kami imbau agar meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, petir, puting beliung, dan lain-lain yang bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang," ucap Jajang, pada, Selasa, 30 Mei 2023.
Diharapkan, lanjut dia, kepada masyarakat harus selalu waspada jika hujan deras dan juga slalu menjaga kesehatan, serta mempersiapkan benda-benda beharga dan lain-lain.
"Pengecekan debit air dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu fokus perhatian jajaran Satpolairud Polres Purwakarta karena meningkatnya curah hujan," ungkap Jajang.
Jajang mengatakan pemantauan dan cek debit air Sungai dilakukan sebagai deteksi awal mengantisipasi terjadinya potensi banjir.
“Kondisi Waduk Jatiluhur saat ini status normal dengan Tinggi Muka Air (TMA) 105.86 Mdpl dan MA Tailrace 28.00 Mdpl. Sedangkan untuk Waduk Cirata pun sama statusnya normal dengan Elevasi 218.34 Mdpl, batas operasi terendah 206.00 Mdpl, Elevasi limpas, 220.07 Mdpl dan outflow rata-rata perjam 251.45 m³/s," ucap Jajang.
Kendati sudah mulai turun hujan, tambah Jajang, akan tetapi saat ini masih masa transisi dari musim kemarau ke penghujan. Meski begitu, masyarakat diimbau tetap lebih waspada karena potensi bencana alam.
Baca Juga: Polisi Tangkap Penyuplai Pelat Dinas Polri Palsu dan Airsoft Gun ke David Koboi Jalanan
“Saat ini merupakan pancaroba atau transisi terdapat potensi hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang terutama pada siang hingga sore hari,” ucap AKP Jajang.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
Usai Buron, Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan Cileunyi Ditangkap
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering