PURWASUKA - Direktur olahraga Inter Milan, Piero Ausilio, mengungkap alasan timnya gagal mendatangkan Khvicha Kvaratskhelia. Menurutnya, itu karena tak cocok dengan taktik mereka.
Hal ini terjadi sebelum sang penyerang sayap asal Georgia bergabung dengan Napoli. Pada musim lalu, Kvaratskhelia merupakan salah satu sosok penting di balik kesuksesan Partenopei – julukan Napoli – meraih Scudetto di Liga Italia 2022-2023.
Pemain berusia 22 tahun itu sukses mencetak 12 gol dan 13 assist dari 34 penampilan hingga dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Italia 2022-2023.
Dia menciptakan sensasi pada musim lalu hingga namanya menjulang pada musim panas ini, dikaitkan dengan transfer ke klub-klub top seperti Real Madrid dengan nilai transfer ratusan juta euro.
Napoli hanya merogoh kocek 11,5 juta euro (Rp187 miliar) pada musim panas tahun lalu untuk menggaetnya dari Dinamo Batumi. Namun, sebelum gabung Napoli, Kvaratskhelia nyatanya juga diincar Inter Milan.
“Kvaratskhelia tidak dari bulan, atau dia tiba-tiba muncul. Catatannya telah berada di meja banyak orang selama bertahun-tahun,” kata Ausilio, dilansir dari Football-Italia.
Namun begitu, Ausilio mengatakan bahwa Inter Milan batal menggaet Kvaratskhelia hanya karena posisinya tak cocok dengan formasi 3-5-2. Kvaratskhelia adalah seorang penyerang sayap dan dinilai tak cocok dengan permainan Inter.
“Kami melakukan sejumlah pertemuan, saya sendiri bertemu agennya, saya juga tahu bahwa Juventus dan Roma juga menginginkannya. Namun, jika Anda bermain dengan formasi 3-5-2 seperti yang dilakukan oleh Antonio Conte dan Simone Inzaghi, maka itu akan lebih sulit,” tambah Auslio.***
Baca Juga: Ketika Erick Thohir Pede Media Tetangga Soroti Timnas Indnesia: Dulu Dicuekin, Sekarang Ditakutin
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata