PURWASUKA - Perasaan sumringah terpancar dari raut wajah Sulastri warga Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Pasalnya motor milik wanita yang berprofesi sebagai tukang ojek motor yang sempat digondol maling, kembali ditemukan.
Ini merupakan kerja keras aparat Kepolisian dari Polsek Bojong dan Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat. Polisi akhirnya berhasil menemukan kendaraan roda dua milik wanita berusia 32 tahun yang sempat hilang dua tahun yang lalu.
Motor tersebut diserahkan Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, kepada Sulastri di Mapolres Purwakarta, Pada Jumat, 28 Juli 2023.
Sulastri mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bojong, Polsek Jatiluhur dan Polres Purwakarta atas ditemukan kembali motornya.
Sulastri sempat pesimistis sepeda motornya yang dicuri dapat ditemukan, dia pun bersyukur sepeda motornya bisa kembali berkat kinerja jajaran Polres Purwakarta.
Ia menyebut motor Honda Beat berwarna merah miliknya hilang saat diparkir di depan rumah dia tahun yang lalu.
"Dua tahun yang lalu motor Saya hilang saat diparkir di depan rumah sekira pukul 03.00 WIB. Kemudian saya membuat laporan ke Polsek Jatiluhur. Beberapa hari yang lalu, saya dihubungi polisi bahwa motor Honda Beat saya ditemukan dan bisa diambil dengan bawa bukti surat sah," jelas Sulastri, pada Jumat, 28 Juli 2023.
Kehilangan sepeda motor menjadi pukulan besar dalam hidup Sulastri. Maklum, setiap hari ia mengandalkan sepeda motor untuk mengais rezeki di jalan raya.
"Saya tidak punya pekerjaan lain. Kalau tidak punya motor, bagaimana saya bisa ngojek. Motor ini saya gunakan untuk ngojek," ujarnya.
Baca Juga: Buku 'Kami Tidak Lupa Indonesia', Kisah Orang-Orang yang Hidup di Perantauan
Karena itu, dia mengaku stres berat ketika motor andalan nafkahnya itu mendadak sontak digondol maling.
"Sejak motor itu hilang saya jadi gak bisa ngojek dan cari nafkah untuk tambahan keuang keluarga. Kasus ini bakal menjadi pengalaman tak terlupakan dalam hidup saya. Saya berjanji lebih waspada saat memarkirkan motor saya. Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Kapolres, Pak Kapolsek dan jajarannya, alhmdulilah saya bisa ngojek lagi," ucap Sulastri.
Ditempat yang sama, Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengungkapkan, pengembalian motor milik korban merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Polres Purwakarta mengembalikan unit kendaraan bermotor roda dua kepada korban pencurian.
"Jadi masyarakat korban curanmor yang melapor ke polisi, kami hubungi. Kemudian dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan yang sah, kendaraan tersebut bisa langsung diambil tanpa sepeser biaya apapun. Jika ada yang meminta biaya silahkan laporkan kepada saya langsung," tegas Edwar.
Kapolres menyebut pihaknya akan menanggapi serius setiap laporan masyarakat. Adapun untuk sepeda motor lainnya, masih didata untuk dikembalikan kepada pemiliknya.
"Intinya, kegiatan ini dalam rangka pelayanan kepada masyarakat atas petunjuk dan bimbingan Pak Kapolda Jabar dan Pak Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Secara bertahap akan kami lakukan prosedur. Kami akan menggali data motor lainnya untuk dapat diketahui siapa pemiliknya dan kita kembalikan," tutur Edwar.
Kapolres mengimbau agar masyarakat Purwakarta berhati-hati dalam menyimpan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mencegah pencurian dan berjanji akan menindak tegas setiap kejahatan yang meresahkan masyarakat.
"Kami, Polres Purwakarta terus berupaya untuk melakukan pencegahan tindak kriminalitas, termasuk curanmor. Upaya penindakan terhadap para pelaku pun dilakukan. Kami telah mengambil langkah-langkah strategis dengan meningkatkan kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum, Selain itu, kami juga aktif melibatkan warga dalam melaksanakan siskamling maupun imbauan melalui Jumat Curhat, bhabinkamtibmas hingga polisi RW," Ungkap AKBP Edwar Zulkarnain.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026