PURWASUKA - Menanggapi masalah kriminalitas yang terus meningkat dan aspirasi dari berbagai komunitas tentang korban kriminalitas yang terus berulang di Purwakarta, berbagai macam komunitas di Purwakarta menggelar deklarasi ‘Stop Crime’ atau Stop Kriminalitas di depan Bale Madukara, Pasar Jumat Purwakarta, pada Minggu 17 September 2023.
Kegiatan ini di inisiatif oleh Bela Purwakarta, yang di mana merupakan sebuah platform yang memfasilitasi pertemuan antara berbagai komunitas, organisasi, dan elemen masyarakat Purwakarta.
Berbagai atraksi memeriahkan kegiatan tersebut, termasuk pertunjukan tarian dari tim Sanggar Dangiang Padjadjaran dan Sanggar Seni Campaka Ligar.
Selain itu terdapat juga pesilat dari Paguron Lugay Kancana dan Federasi Pencak Silat Tradisional Indonesia / FPSTI, serta atlet karate dari KKI dan Bandung Karate Club, Maman Rusmana.
Pesulap Mister Ragil dari Komunitas Suka Suka Sulap, Atep Heru dari komunitas penyanyi, serta para model dari I’m Production juga turut andil dalam kegiatan tersebut.
Acara dipandu oleh Khalila Hazna Chairunnisa, Puteri Top Model Indonesia 2021, dan Meita Apandi, Mojang Pariwisata senior, yang dimana diawali dengan lantunan Sholawat Nariyah oleh ustadz muda Fajar dan Nandar dari Generasi Pemuda Hijrah Purwakarta, sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok pendiri Purwakarta, R.A.A. Suriawinata, yang dikenal sebagai Dalem Sholawat, yang selalu berdoa setiap saat dan sangat bijaksana.
Menurut Koordinator Bela Purwakarta, Aa Komara yang akrab di sapa Akom menuturkan, penampilan berbagai bakat dalam berbagai bidang ini bertujuan untuk memotivasi generasi muda agar memilih untuk mengembangkan bakat mereka dan mencapai prestasi, dari pada terlibat dalam kejahatan.
" Semoga yang cenderung terlibat dalam kekerasan dengan melihat penampilan atlet bela diri, seperti silat atau karate, diharapkan akan beralih menjadi atlet bela diri, karena selain meraih prestasi, juga mengangkat citra kota mereka saat berpartisipasi dalam kompetisi. Ini juga merupakan sumber kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat". tutur Akom.
Akom pun menjelaskan, deklarasi Stop Crime ini dihadiri oleh 45 komunitas atau organisasi yang berkolaborasi di bawah payung Bela Purwakarta. Totalnya, ada sekitar 75 komunitas dan organisasi yang ada dalam Bela Purwakarta.
"Deklarasi ini di ikuti oleh 45 komunitas, dari sekitar 75 komunitas yang ada di Bela Purwakarta"
Upaya ini juga merupakan wujud dukungan kepada aparat keamanan dan penegak hukum serta merupakan bentuk edukasi bagi masyarakat bahwa tindakan kriminal akan berakibat pada konsekuensi hukum. Deklarasi ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara semua elemen masyarakat dalam memerangi tindakan kriminalitas, pungkasnya.
Acara ini berlangsung dari pukul 16.00 wib sampai pukul 18.00 Wib, yang dimana isi dari Deklarasi Stop Crime di Purwakarta antara lain :
Kami Warga Purwakarta dengan Ini menyatakan :
1. Mendukung penuh dan siap bersinergi dengan aparat keamanan untuk menciptakan situasi kondusif dan menjauhkan diri dari tindakan kriminal, di mulai dari internal kami sendiri.
2. Kami siap berkolaborasi bersama dengan semua unsur lintas sektoral, dalam upaya pembinaan yang berkelanjutan terutama kepada generasi muda agar senantiasa di jalur positif.
3. Purwakarta dibangun dengan penuh do’a dari para pendiri, kami siap merawat dengan cinta bukan dengan kejahatan.
Setelah pendeklarasian, seluruh ketua komunitas dan organisasi secara bergiliran menyatakan sikapnya dalam memerangi aksi kriminalitas.
Selanjutnya seluruh personil dari komunitas dan organisasi bergerak menggalang dana, yang diperuntukan untuk membantu korban salah sasaran yang dianiaya oleh kelompok kriminal remaja yang menyerang secara brutal dan mengakibatkan luka serius. Korban adalah seorang remaja yatim piatu, peristiwa ini terjadi pada pekan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Teruji di Papua Motor Listrik Yadea VELAX H yang Digunakan Wapres Gibran Kini Mejeng di Kemayoran
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat