PURWASUKA - UPTD SMPN 2 Sukasari menggelar workshop pembelajaran berbasis teknologi, yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan di UPTD SMPN 2 Sukasari, pada hari Selasa dan Rabu, 10-11 Oktober 2023.
Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran, yang dimana para peserta diberikan materi tentang berbagai macam media pembelajaran berbasis teknologi.
Materi media pembelajaran ini, diantaranya e-learning, video pembelajaran, dan juga aplikasi pembelajaran yang semuanya dikemas dalam platform Sistem Informasi Sekolah Purwakarta (SIMASPUR) dan Pemanfaatan Google Workspace for Education (GWE).
Kepala UPTD SMPN 2 Sukasari Heri Kusnandar, S. Ag mengungkapkan, bahwa workshop ini merupakan upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
Peserta workshop juga diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai macam media pembelajaran berbasis teknologi, serta berdiskusi tentang cara mengintegrasikan media pembelajaran berbasis teknologi ke dalam pembelajaran di kelas.
"Kami harap, nantinya para guru dapat memanfaatkan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan efisien," ungkap Heri Kusnandar.
Sementara menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Ervin Aulia Rachman, M.Si mengatakan, kami sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini, karena dinilai mampu mengimplementasikan platform Sistem Informasi Sekolah Purwakarta (SIMASPUR).
"SMPN 2 Sukasari memiliki potensi yang besar untuk menjadi sekolah yang mampu mengimplementasikan dan juga sebagai pelaksana sekolah penggerak yang sudah lebih dulu menggunakan platform ini," ujar Ervin Aulia Rachman.
Ervin pun menambahkan, meskipun posisi sekolah nya berada di ujung barat kota Purwakarta, namun tidak menjadi halangan untuk lebih dahulu melaksanakan kelas digital di Kabupaten Purwakarta, bahkan bisa melakukan best practice kepada sekolah yang berada di kota.
Baca Juga: Cara Ubah Excel ke PDF Tanpa Aplikasi Lain
"Sekolah ini ada di ujung barat kota Purwakarta, namun menjadi sekolah yang bisa lebih dulu melaksanakan kelas digital dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan pembelajaran di sekolah", pungkasnya.
Peserta workshop menyambut baik kegiatan ini, mereka berharap workshop ini dapat membantu mereka untuk meningkatkan kompetensi dalam menggunakan teknologi dalam pembelajaran. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gelar Manchester City Bukan Jaminan Juara, Pep Guardiola Tuntut Fokus Penuh Lawan Bournemouth
-
Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe
-
Curhatan Eks Kru Ini Talkshow Viral, Mengaku Dilempar Skrip oleh Host Terkenal
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi
-
Istri Bongkar Tekanan Batin Menteri Purbaya: Gemas Lihat Anak Buah 'Nakal', Tapi Tak Bisa Pecat
-
Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone
-
Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan