BANJARNEGARA-Pasca insiden Harimau Benggala menyerang karyawan hingga tewas, Minggu (17/4/2022), objek wisata Taman Rekreasi Marga Satwa Serulingmas Banjarnegara ditutup sementara.
Kejadian tragis itu terjadi saat korban, LDP, warga Merden, Kecamatan Purwanegara berada sendirian di kandang. Ia tiba-tiba diserang harimau yang biasa dia jaga hingga nyawanya tak tertolong.
Direktur Serulingmas Zoo Lulut Yekti Adi mengatakan, pihaknya ke depan akan melakukan pembenahan agar kejadian serupa tak terulang.
"Objek wisata sementara kami tutup, " katanya
Kejadian itu bermula ketika korban memasukkan harimau dari kandang display ke kandang tidur setelah diberi makan. Setelah kandang display kosong, korban masuk ke dalamnya untuk membersihkan. Ini juga menjadi kegiatan rutin korban yang menjadi tugasnya.
Hingga peristiwa nahas itu terjadi, pihaknya tidak mengetahui kronologi persisnya. Karena korban dalam posisi sendirian di kandang.
Korban berhasil dievakuasi yang memakan waktu sekitar 30 menit setelah harimau berhasil dievakuasi ke kandang tidur.
Korban menderita luka gigitan pada leher dan cakaran pada punggung. Ia sempat dilarikan ke RSUD Hj Anna Lasmanah dan dinyatakan meninggal.
Selama masa penyidikan atas kejadian ini, pengelola menutup sementara Serulingmas Zoo untuk pengunjung.
Ini bukan kejadian pertama. 2011 lalu, karyawan TRMS Serulingmas juga tewas setalah diterkam Harimau yang dirawatnya. Tapi untuk peristiwa itu Lulut mengetahui tak mengetahuinya langsung mengingat ia belum bertugas di situ.
Dua kali peristiwa nahas yang merenggut karyawan ini mestinya menjadi tamparan keras bagi pengelola atau pemerintah daerah setempat, untuk lebih memerhatikan sistem keamanan di dalam kandang karnivora.
Berita Terkait
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara
-
Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi
-
Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar