PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS-Jauh sebelum ada mobil jenazah (ambulance), masyarakat nusantara ternyata menggunakan alat transportasi tradisional untuk mengantar jenazah.
Tahun 1800 an, kereta jenazah yang didorong dengan tenaga manusia cukup populer, terutama di kalangan masyarakat Tionghoa.
Jejak aktivitas pemulasaran jenazah di era jauh sebelum kemerdekaan itu pun masih bisa kita saksikan saat ini.
Sebuah kereta jenazah tua masih tersimpan di komplek kantor Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.
Kereta jenazah milik Yayasan Budi Dharma Banyumas itu dipindah dari tempat penyimpanan lama di komplek Klentheng Boen Tek Bio Banyumas ke Komplek Kecamatan Banyumas, beberapa waktu lalu.
Dikutip dari portal resmi Pemkab Banyumas, hal itu dilakukan karena permintaan dari Yayasan Budi Dharma.
Alasannya, tempat yang lama akan dibangun gedung baru. Sehingga pihak Kecamatan Banyumas membantu menyiapkan tempat sebagai tempat penyimpanan kereta jenazah ini.
Menurut sesepuh Tionghoa Banyumas Sobitananda, kereta jenazah ini dibuat sekitar tahun 1826. Dahulu, kereta itu digunakan bukan hanya untuk masyarakat Tionghoa, tetapi juga untuk pribumi.
Ketika masih digunakan, kereta jenazah tersebut didorong dengan tenaga manusia dan diiringi para pelayat. Kereta jenazah ini terakhir digunakan sekitar tahun 1990 an.
Kereta jenazah itu sekarang ditaruh di Komplek Kecamatan Banyumas sebelah barat, berdekatan dengan tempat pemandian jenazah keluarga Bupati zaman dahulu.
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sulsel Raih Penghargaan Tanggap Bencana Nasional, Gubernur Sulsel: Hasil Kerja Kemanusiaan Bersama
-
BBW Jakarta 2026 Buka 24 Jam Nonstop, Bisa Belanja Buku Tengah Malam hingga Dini Hari
-
Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun
-
Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac
-
Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi