PURWOKERTO.SUARA.COM, Banyak orang yang mengeluhkan hidupnya sulit hingga pusing. Umumnya orang pusing karena memikirkan uang atau duniawi. Menurut Habib Novel Alaydrus, pusing itu karena cara berpikir diri sendiri yang rumit. Pernah ada seorang yang curhat ke Habib Novel dan mengeluhkan sedang pusing karena tidak memiliki uang.
Novel pun memberikan solusi kepada orang itu agar tidak lagi mengejar uang. Karena uang lah yang menjadi akar masalah sehingga membuat dia pusing.
“Yang bikin pusing duit, kok yang dicari duit. Sederhana kan,”katanya
Namun bukan berarti seorang berpangku tangan dan tidak bekerja. Novel menganjurkan umat tetap bekerja atau berwirausaha sesuai bidangnya masing-masing. Tapi yang ada di otaknya jangan sampai hanya berorientasi mencari duit. Melainkan beribadah kepada Allah. Allah sudah menjamin rizki setiap makhluknya. Dan tujuan manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah.
Habib Novel mengibaratkan, ia menyuruh santrinya tinggal di pondok pesantren dan fokus mengaji atau belajar ilmu agama. Ia telah menjamin makan, minum, dan tempat tidur yang layak. Ini dengan harapan santri bisa khusyuk dalam mengaji tanpa memikirkan urusan lainnya.
Tetapi ada santri yang masih mempertanyakan nanti makannya bagaimana, tidurnya dimana, sehingga pusing dan tidak tenang. Jika tabiatnya ketahuan dia sebagai pengasuh pesantren, ia pasti akan marah besar.
“Saya pimpinan pesantren marah gak? Tugasmu itu bukan mikir sarapan, tapi mikir pelajaran,”katanya
Tapi syaitan memang selalu menggoda manusia agar meragukan ayat-ayat Allah yang telah menjamin rizki setiap hambaNya. Syaitan selalu membisik agar manusia terus mengejar uang hingga menjadi tujuan. Sehingga beragam cara dilakukan untuk mendapatkan duit, termasuk dengan cara haram atau yang dilarang agama.
Ia miris, banyak umat mencari sesuap nasi namun rela meninggalkan perintah Allah yang memiliki jagat semesta.
“Cari sesuap nasi tapi meningalkan yang bikin nasi. Cari selembar rupiah tapi melupakan pencipta jagat raya,”katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Kindergarten For Divine Beasts: Manhwa Siluman Versi Bocil-bocil Kematian
-
Nasib Gelar Juara Persib Bandung di BRI Super League, Begini Kata Marc Klok
-
Ironi Pelemahan Rupiah: Mengapa Masyarakat Desa Menanggung Beban Terberat?
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Cara Menata Produk Di Toko Ritel Agar Pelanggan Borong Belanjaan
-
Viral Nobar Film Pesta Babi Digelar di Masjid, Ratusan Anak Muda Datang Menonton