PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah tahun 2021 naik. Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor: 109/HUK/2021 tentang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Tahun 2021 Tahap Kedua, jumlah jiwa miskin di Kabupaten Cilacap mencapai 1.000.199 jiwa dan keluarga miskin sebanyak 348.520 KK.
Sementara dari data Pemkab Cilacap, angka kemiskinan Kabupaten Cilacap tahun 2021 naik sebesar 0,21 persen atau 3.110 jiwa menjadi 11,67 persen yang setara dengan 201.710 jiwa. Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 meningkat dari 9,1 persen menjadi 9,97 persen.
Kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran Cilacap tak lepas dari dampak pandemi Covid-19. Pandemi berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi, meningkatnya angka pengangguran dan angka kemiskinan, serta penurunan kontribusi dari sektor pariwisata, industri, dan jasa.
“Dampaknya dapat dilihat dari angka kemiskinan dan pengangguran yang meningkat tahun 2021,” kata Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Cilacap Tahun 2022 di Ruang Rapat Jalabhumi, Pendapa Kabupaten Cilacap, Selasa (21/06/22).
Untuk mengatasi masalah itu, Pemerintah Kabupaten Cilacap menyiapkan beberapa strategi. Di antaranya dengan mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro dan kecil, serta mensinergikan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.
“Sementara program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Cilacap yang dilakukan seperti program bantuan sosial dan jaminan sosial, program pemberdayaan masyarakat dan penguatan pelaku usaha mikro dan kecil, program Replikasi 'Pendampingan Desa/Kelurahan Miskin Oleh Perangkat Daerah/Unit Kerja Menuju Cilacap Semakin Sejahtera Secara Merata' dan updating data kemiskinan berbasis aplikasi 'SIMSOS',” ujar Syamsul.
Berita Terkait
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
BRI Bina 5.200 Desa BRILiaN, Kini Buka Program 2026 untuk Akselerasi Ekonomi dan Pembangunan
-
Cak Imin Ingatkan Dampak Bencana Bisa Ciptakan Kemiskinan Baru
-
Menko Airlangga Klaim Pengangguran Turun 4,74 Persen, Ini Pendorongnya
-
Prabowo Ngaku Dapat Laporan: Kemiskinan hingga Pengangguran di Daerah Menurun
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Siap Rilis Film Baru, Charlie's Angels Gandeng Penulis Crazy Rich Asians
-
Menghitung Hari Pengumuman Lelang WTE Danantara, Emiten Ini Bisa Jadi Kuda Hitam
-
Bos Persija Buka-bukaan Soal Nasib Shayne Pattynama yang Sulit Tembus Tim Utama Macan Kemayoran
-
Daftar Shio Beruntung 2026: Peluang Karier dan Keuangan Melejit
-
Cinematic Yoga, Konsep Baru Mindfulness untuk Masyarakat Urban
-
Shin Tae-yong akan Kembali ke Indonesia, Jeje: Detailnya Nanti
-
Tayang Maret 2026, Drama Korea Climax Hadirkan Deretan Aktor Ternama Korea
-
Debut LumaColor IMAGE di realme 16 Series 5G, Gandeng TV Rheinland Dirikan LumaColor IMAGE LAB
-
Laju Bursa Asia Terpangkas Libur Imlek, Nikkei Terpeleset Isu Wait and See
-
5 Fakta Mobil Bekas Xpander Cross 2024, Berapa Pajaknya? Harga Kini Semurah Brio RS CVT