Bisnis / Keuangan
Selasa, 17 Februari 2026 | 11:58 WIB
Ilustrasi pasar saham (freepik)
Baca 10 detik
  • Mayoritas bursa Asia tutup memperingati libur Tahun Baru Imlek 2026.
  • Indeks Nikkei Jepang turun 0,57% akibat ketidakpastian kebijakan moneter PM Takaichi.
  • Bursa Australia (ASX 200) dan India menguat tipis di tengah pasar yang fluktuatif.

Suara.com - Mayoritas pasar modal di kawasan Asia terpantau sepi peminat pada perdagangan Selasa (17/2/2026). Minimnya volume transaksi ini terjadi seiring tutupnya sejumlah bursa utama di Asia untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577, termasuk Indonesia.

Mengutip data Bloomberg, aktivitas perdagangan di China Daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, hingga Korea Selatan berhenti sementara. Praktis, hanya bursa Jepang, Australia, dan India yang masih mengibarkan bendera perdagangan di hari pertama memasuki Shio Kuda Api ini.

Di tengah suasana libur panjang, indeks Nikkei 225 Jepang justru tampil kurang bergairah. Indeks acuan Negeri Sakura tersebut merosot 317,65 poin atau 0,57 persen ke level 56.477,65.

Aksi jual ini dipicu oleh sikap hati-hati (wait and see) para investor pasca pertemuan rutin antara Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Pasalnya, dalam pertemuan tersebut, PM Takaichi dilaporkan tidak mengajukan permintaan khusus terkait arah kebijakan moneter.

Kondisi ini membuat para ekonom berspekulasi. Pasar kini tengah menakar apakah pemerintahan Takaichi akan menekan BOJ untuk memperlambat kenaikan suku bunga demi menjaga pertumbuhan, atau justru mendorong langkah agresif demi menyelamatkan nilai tukar Yen.

Berbanding terbalik dengan Jepang, bursa Australia justru tampil perkasa. Indeks ASX 200 berhasil menguat 53,71 poin atau 0,60 persen ke level 8.990,80. Setali tiga uang, pasar modal India juga merangkak naik tipis 0,03 persen ke posisi 8.330,4.

Meskipun bergerak fluktuatif di awal tahun baru lunar, pergerakan pasar hari ini cenderung terbatas mengingat absennya likuiditas dari raksasa ekonomi Asia seperti China dan Singapura.

Load More