/
Rabu, 20 Juli 2022 | 21:11 WIB
ABG Citayam tidur di trotoar Dukuh Atas usai Citayam Fashion Week, kemarin. (Suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA - Fenomena "SCBD" di kawasan Dukuh Atas Sudirman viral. Kerumunan anak-anak muda dari kawasan Citayem, Bojong Gede hingga Depok tersebut menimbulkan pro kontra. Ada yang mendukung kreativitas mereka yang sedang beradu fashion, namun banyak pula yang merasa terganggu karena kegitan tersebut dinilai tak ada manfaatnya.

Terlebih lagi beredar video ungghan di tiktok yang sedang memperlihatkan mereka sedang tidur di trotoar yang berada di kawasan Dukuh Atas-Sudrirman. Diunggah akun @bumimamba, para ABG atau anak baru gede tersebut memperlihatkan mereka sedang bergletak di trotoar meskipun hari sudah terang.

Berlimpah asumsi, bahwa mereka tak pulang gara-gara nongkrong di kawasan itu hingga larut malam, sampai tertinggal kereta paling akhir untuk pulang.

Lebih dari satu anak muda itu tampak pulas dan kelelahan, sampai tak peduli segudang pejalan kaki yang melewati mereka. Tak sedikit yang juga tidur sampai ke sedang trotoar hingga mengganggu pengguna jalan.

Video yang diunggah terhadap Senin (18/7/2022) ini segera jadi sorotan warganet. Tak sedikit yang setuju kalau aktivitas berkumpul mereka adalah hal yang tak berfaedah. Video ini lebih-lebih udah dilihat sampai lebih 2,9 juta kali.

Dengan begitu banyak sekali kolom komentar di ungghan tersebut salah satunya : @Chooxxxxxxx"Pantesan kerap baca komen "Minimal mandi", ternyata bener kaga mandi anjr," lalu dari komentar akun @Badrxxxxxxx "Sisi gelap citayem fashion," lalu komentar dari akun @Rnooxxxxxx."Emang ga di sediain mess ya kasian modelnya terhadap ngemper wkwkkw,"

Lalu komentar dari akun @Lalixxxxxxx."Mending di tempat tinggal, higienis-higienis tempat tinggal ngaji," lalu komentar dari akun @Kntlxxxxxxx."Berasa Homeless Nyc,"

Selain itu Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyoroti sejumlah remaja 'Scbd' yang ditemukan tertidur di area publik kawasan Sudirman,Dukuh Atas, Jakarta Pusat. “Wagub Riza” pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp) DKI Jakarta membubarkan kerumunan remaja di Dukuh Atas sebelum pukul 12 malam.

Baca Juga: Warga Ghana Dihantui Virus Marburg

Load More