PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - PT KAI Daop 5 Purwokerto menggelar kegiatan 'Mendongeng Bersama 1001 Anak' untuk memperingati Hari Anak Nasional 2022 di Stasiun Purwokerto, Kamis 21 Juli 2022.
Acara 'Mendongeng Bersama 1001 Anak' ini menghadirkan pendongeng asal Banyumas, Kak Imung dengan mengundang 1001 anak-anak TK dan SD dari beberapa sekolah di wilayah Purwokerto, Kroya, Cilacap, Gombong, Kutowinangun, Kebumen dan Kutoarjo.
"Kegiatan tersebut juga untuk memberikan pembelajaran agar anak-anak lebih mengenal dan memahami dunia perkeretaapian sejak usia dini," kata Vice President Daop 5 Purwokerto, Daniel Johannes Hutabarat kepada wartawan, Kamis 21 Juli 2022.
Menurut Daniel, PT KAI sebagai penyedia layanan transportasi publik berupaya menghadirkan layanan pelanggan, termasuk anak-anak. Di masa pandemi, KAI menyediakan sarana transportasi yang sehat, selamat, aman dan nyaman.
"Kami tentu berharap kereta api menjadi transportasi massal yang melekat di hati anak-anak dan dicintai hingga mereka bertumbuh dewasa. Dengan demikian, mereka memiliki kenangan perjalanan yang menyenangkan bersama kereta api," ujarnya.
Adapun bentuk fasilitas bagi anak-anak di antaranya menyediakan area bermain bagi anak-anak di stasiun-stasiun. Bahkan di beberapa momen seperti masa angkutan Lebaran lalu, KAI Daop 5 juga memberikan buku mewarnai dan crayon bagi anak-anak sebagai bentuk apresiasi.
Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun 2022 yang telah ditetapkan pemerintah yaitu “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” diharapkan anak-anak Indonesia bertumbuh dan berkembang menjadi anak-anak kebanggaan keluarga dan bangsa Indonesia.
"Dengan edukasi ini, diharapkan bisa menambah kecintaan anak-anak sekaligus rasa turut memiliki terhadap kereta api," jelasnya.
Kak Imung meyakini, dengan mendongeng mempunyai kekuatan untuk mengubah karakter dan nasib bangsa. Oleh sebabnya pengemasan cerita dongeng menjadi penting untuk tumbuh kembang karakter anak.
Baca Juga: Intip Sinopsis Film Terbaru Tatjana Saphira Ghost Writer 2 Tayang 21 Juli 2022
"Tadi saya menekankan selama ini saya mencoba mengubah mindset. Bahwa selama ini seringkali dongeng itu dibawakan lebih menampilkan akhlak-akhlak jelek tokoh dongeng. Nantinya berujung si tokoh kena karma kemudian tobat," ungkapnya.
Hal ini yang ditakutkan Kak Imung akan melekat dipikiran anak-anak. Akhirnya ia mulai meninggalkan cerita-cerita dengan alur seperti itu. Saat ini Kak Imung lebih menceritakan karakter baik.
"Kaya tadi Putri yang taat dan senang naik kereta, tetapi muncul konflik ketika ada anak yang melempar. Walaupun tetap pada akhirnya si anak yang jahat tadi tetap tobat, tapi tetapi yang lebih banyak ditampilkan kebaikan-kebaikannya," jelasnya.
Sementara itu, salah satu wali murid dari TK YWKA 2 Purwokerto, Nana (33) mengapresiasi adanya acara tersebut. Kegiatan luar ruang seperti ini dinilai sangat perlu.
"Acara dongeng seperti ini baru pernah pertama kalinya. Anak-anak jadi lebih senang ya, karena kalau di sekolah saja kan bosen. Tadi antusias banget sih," ujarnya.
Dirinya berharap tahun depan bisa kembali diadakan acara serupa. Karena bisa menjadikan anak-anak berinteraksi melalui cerita dongeng. Terlebih dengan gempuran teknologi yang membuat anak menjadi individual. (Anang Firmansyah)
Caption : Kak Imung, tengah mendongeng di hadapan anak-anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2022 di Stasiun Purwokerto, Kamis 21 Juli 2022. (Anang Firmansyah)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak
-
Selangkah Lagi Juara Dunia, Inikah Waktunya Spanyol Menguasai Sepak Bola?
-
3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
-
Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik
-
KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif
-
Musa Rajekshah Desak Pembangunan Jalur Kereta Medan-Aceh Dipercepat
-
Lift Rumah Makin Diminati, Hunian Mewah Kini Utamakan Kenyamanan dan Aksesibilitas
-
JPO Tendean Ambruk Ditabrak Truk, Pakar Sebut Sopir dan Perusahaan Wajib Bayar Denda
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE