PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Hutan Gunung Pawinihan, Banjarmangu, Banjarnegara termasuk hutan lindung yang masih memiliki keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna. Bahkan di kawasan hutan ini konon masih menjadi habitat Harimau yang beberapa kali dijumpai warga.
Sayang keberadaan ekosistem hutan itu terancam karena ulah manusia. Baru-baru ini warga Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu menemukan fakta menyedihkan kematian satwa diduga Lutung Jawa tersangkut di pohon.
Agus, warga desa pinggir hutan itu mulanya hendak berziarah ke petilasan tokoh terdahulu di bawah puncak gunung itu. Namun ia dan rombongannya dikagetkan dengan temuan bangkai Lutung yang nyangkut di pohon.
“Dulu masih banyak lutung di hutan ini. Kadang satwa ini turun ke bawah saat kemarau,”katanya
Ia belum bisa memastikan penyebab kematian hewan itu. Namun dari ciri-cirinya, ia menduga satwa itu mati mengenaskan karena ulah pemburu. Padahal satwa itu termasuk langka dan dilindungi undang-undang.
Bangka satwa itu sudah tinggal bulu dan kulit yang seperti sengaja dibuang di pohon. Ia menduga hewan itu sengaja dikuliti untuk diambil dagingnya.
Bagi sebagian warga, Lutung dibunuh untuk dimasak dagingnya lalu dimakan.
“Kalau dimangsa harimau sepertinya gak. Karena itu seperti ada bekas dikuliti, mungkin diambil dagingnya,”katanya
Ia menyayangkan jika benar ada pemburu yang sengaja menarget satwa langka untuk dikonsumsi atau keperluan lain. Tindakan itu mengancam kelestarian satwa yang ada di hutan.
Baca Juga: Modus Pencabulan Tiga Anak Lelaki di Banyumas, Cekoki Film Porno Lalu "Dieksekusi"
Ia melihat satwa langka di hutan itu sudah berkurang populasinya. Terbukti warga sudah jarang melihat satwa langka yang dulu bisa turun ke dekat kebun warga saat kemarau. Ia berharap kesadaran bersama untuk menjaga ekosistem hutan Pawinihan yang menyimpan keanekaragaman hayati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi