/
Selasa, 02 Agustus 2022 | 21:10 WIB
bangkai lutung di pawinihan banjarnegara

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Hutan Gunung Pawinihan, Banjarmangu, Banjarnegara termasuk hutan lindung yang masih memiliki keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna. Bahkan di kawasan hutan ini konon masih menjadi habitat Harimau yang beberapa kali dijumpai warga. 

Sayang keberadaan ekosistem hutan itu terancam karena ulah manusia. Baru-baru ini warga Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu menemukan fakta menyedihkan kematian satwa diduga Lutung Jawa tersangkut di pohon. 

Agus, warga desa pinggir hutan itu mulanya hendak berziarah ke petilasan tokoh terdahulu di bawah puncak gunung itu. Namun ia dan rombongannya dikagetkan dengan temuan bangkai Lutung yang nyangkut di pohon. 

“Dulu masih banyak lutung di hutan ini. Kadang satwa ini turun ke bawah saat kemarau,”katanya

Ia belum bisa memastikan penyebab kematian hewan itu. Namun dari ciri-cirinya, ia menduga satwa itu mati mengenaskan karena ulah pemburu. Padahal satwa itu termasuk langka dan dilindungi undang-undang. 

Bangka satwa itu sudah tinggal bulu dan kulit yang seperti sengaja dibuang di pohon. Ia menduga hewan itu sengaja dikuliti untuk diambil dagingnya. 

Bagi sebagian warga, Lutung dibunuh untuk dimasak dagingnya lalu dimakan. 

“Kalau dimangsa harimau sepertinya gak. Karena itu seperti ada bekas dikuliti, mungkin diambil dagingnya,”katanya

Ia menyayangkan jika benar ada pemburu yang sengaja menarget satwa langka untuk dikonsumsi atau keperluan lain. Tindakan itu mengancam kelestarian satwa yang ada di hutan. 

Baca Juga: Modus Pencabulan Tiga Anak Lelaki di Banyumas, Cekoki Film Porno Lalu "Dieksekusi"

Ia melihat satwa langka di hutan itu sudah berkurang populasinya. Terbukti warga sudah jarang melihat satwa langka yang dulu bisa turun ke dekat kebun warga saat kemarau.  Ia berharap kesadaran bersama untuk menjaga ekosistem hutan Pawinihan yang menyimpan keanekaragaman hayati. 

Load More