/
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:35 WIB
Warga Dusun Kuwarisan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah kembali menggelar tradisi Ingkungan, sebuah kkhtiar merawat harmoni dan spiritualitas masyarakat desa, Jumat (12/8/2022). (Pemkab Kebumen)

"Ya kalau soal percaya, ya percaya, memang dari dulu ada keyakinan kalau ada warga Kuwarisan yang tidak buat ingkung, nantinya bisa kena bahaya gitu. Itu menjadi tradisi kami yang patut dihargai sebagai bentuk kearifan lokal," tandas Tino.

Selain dihadiri para tokoh masyarakat dan alim ulama, tradisi ingkungan ini juga dihadiri Bupati Arif Sugiyanto. Sebagai warga asli Kuwarisan, Panjer, pihaknya pun menyambut baik acara ini, yang setiap tahun diadakan.

"Ini tradisi dari sejak saya kecil, bahkan sebelum saya lahir ini sudah ada. Dan patut bersyukur sampai saat ini masih ada terus diwarisi oleh generasi selanjutnya," ujar Bupati di Masjid Banyumudal, Jumat (12/8/2022).

Lebih lanjut, Bupati mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi wahana memperkuat tekad dan semangat para penerus, keturunan, dan seluruh masyarakat Kuwarisan Kelurahan Panjer. Terutama dalam meneladani laku hidup Syaikh Ibrahim Asmorokondi.

"Insya Allah ini memberikan arti bagi upaya peningkatan keimanan dan ketakwaan umat Islam di Kabupaten Kebumen, kita semua bisa mengambil manfaat positif dari setiap kegiatan ini," ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati turut membawa 20 ingkung ayam bersama istri dan keluarganya, dan dibagikan kepada para ketua RT dan RW di Dukuh Kuwarisan.

Load More