PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Era motor listrik yang makin dekat menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) logam di wilayah Kabupaten Purbalingga. Namun era itu sekaligus melahirkan peluang baru industri motor listrik yang menjanjikan. Yogi Prastowo, seorang pemuda asal Desa Gembong Purbalingga berhasil menjawab tantangan itu dengan memproduksi motor listrik.
“Awalnya kebetulan kami dapat job untuk melakukan custom modifikasi pada motor Kawasaki Estrella 250. Kemudian proses pembuatan motor listrik ini butuh waktu kurang lebih sebulan,” ujar Yogi saat ditemui usai acara penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemkab Purbalingga dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan Rainbow Moto Builder, Jumat (12/8) sore di Pendopo Dipokusumo Purbalingga.
Untuk konsep motor listrik, lanjut Yogi, terinspirasi dari model motor majesty. Adapun biaya yang dikeluarkan untuk membuat sebuah motor listrik kurang lebih sejumlah Rp 10 juta. Proses finishing motor tersebut akan dilakukan oleh Rainbow Moto Builder.
“Terima kasih banyak kepada Rainbow Moto Builder dan Ibu Bupati Purbalingga karena telah mendukung produk dan teman-teman IKM logam di Purbalingga sehingga bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar yogi.
Ke depannya, Yogi Prastowo beserta IKM logam Purbalingga dan Rainbow Moto Builder juga akan membuat motor listrik lagi yang mana di bulan Desember 2022 mendatang rencananya akan dipamerkan pada event Purbalingga Expo.
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menyampaikan, sudah sepantasnya para pengrajin knalpot di Kabupaten Purbalingga punya pilihan diversifikasi produk, sekaligus mempersiapkan kalau di tahun 2030 semua kendaraan beralih ke kendaraan listrik.
“Ini merupakan momen yang penting untuk melatih skill para pengrajin IKM logam purbalingga. Oleh karenanya, Dinperindag Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan mitranya yaitu Rainbow Moto Builder dalam melakukan pelatihan pembuatan motor listrik kepada teman-teman IKM logam,” ujar bupati.
Bupati berharap hasil dari adanya program pelatihan ini, Purbalingga bisa membuat dan meluncurkan kreasi motor listrik karya anak bangsa di bulan Desember mendatang.
“Adanya inisiasi kerja sama dengan Rainbow Moto Builder ini semoga mampu memberi kebermanfaatan bagi pelaku IKM logam di Purbalingga dan nantinya mereka bisa memproduksi motor listrik kebanggaan bangsa Indonesia,”kata Bupati.
Baca Juga: Pemandangan Mengerikan Lelehan Magma Gunung Merapi, Sepekan Terjadi 43 Kali Guguran Lava
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
CC Cream untuk Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Terbaik
-
5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
-
Promo Alfamart Baby Diapers Fair 3 Mei 2026: Diskon Popok Bayi Hingga 40 Persen, Cek Daftar Harganya
-
Polemik Kursi Pijat Gubernur Rp125 Juta Masih Berlanjut, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
LPDP Itu Singkatan dari Apa? Kini Libatkan TNI dalam Pembekalan Beasiswa
-
5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin
-
Mengulik Didikan Keras yang Mencetak Mega Bintang, Film Michael
-
Sentilan DPR di Hardiknas 2026: Jangan Sampai Pendidikan Berkualitas Hanya Milik Orang Kota
-
Beli BBM di SPBU Pekanbaru Antre Panjang, Harga Eceran Melambung
-
Astronaut Mesti Belajar Jalan Lagi, Settingan Gak Sih?