PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Aksi geng motor di Kabupaten Banyumas pada Minggu dinihari 14 Agustus 2020 memicu keresahan masyarakat. Bagaimana tidak, mereka konvoi keliling kota dengan menenteng senjata tajam, merobohkan motor di parkiran dan menyalakan roket petasan di Alun-alun Purwokerto.
Foto-foto dan video mereka ketika memegang senjata tajam seperti celurit dan samurai pun viral di media sosial. Selain itu, aksi mereka juga sempat terekam CCTV Dinas Perhubungan Banyumas.
Di CCTV Alun-alun Purwokerto, tampak segerombolan pemotor berjalan zig-zag di Jl Jenderal Soedirman, tepat di depan Rita Supermall. Mereka menyalakan kembang api jenis roket sambil mengendarai sepe damotor.
Polresta Banyumas yang mengendus aksi meresahkan ini bergerak cepat. Tim Sat Reskrim menyelidiki identitas anggota geng motor itu.
Hasilnya polisi berhasil menangkap 16 orang yang diduga anggota geng motor yang beraksi Minggu dinihari kemarin. Polis hingga kini terus mendalami pihak-pihak terkait dalam aksi ini.
"Polresta Banyumas sudah mengamankan 16 orang terkait geng motor yang meresahkan masyarakat Banyumas, kita terus mendalami untuk pengembangan dan akan mengamankan siapapun yang terlibat terkait hal ini," ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu melalui akun Instagramnya, Selasa 16 Agustus 2022.
"Jangan pernah mengganggu kondusivitas di Kabupaten Banyumas, kalau ada pasti akan saya tindak tegas," kata dia menambahkan.
Bupati Banyumas, Achmad Husein, juga memberi perhatian seirus pada kasus ini. Ia meminta mesyarakat tenang dan ikut berperan dengan memberikan informasi terkait aksi geng motor tersebut.
"Video video dari CCTV sedang kami kumpulkan. Apabila ada CCTV milik masyarakat yang bisa kami terima tolong kirim Wa ke no +628112814044," ujar Husein lewat Instagramnya.
Baca Juga: Karakter Joy Red Velvet, Chu Young Woo, & Baek Sung Chul dalam Unexpected Country Diary
Dari CCTV yang dimiliki Pemkab Banyumas, Husein mendapat informasi ada sekitar 32 motor yang ikut konvoi geng motor meresahkan itu. Dalam video, aksi konvoi dilakukan pukul 03.03 WIB.
Mereka melewati Taman Andang Pangrenan dari arah selatan. Sampai di Simpang Srimaya belok kiri, sampai di Alun-alun Purwokerto menyebar melempar mercon ke berbagai arah.
Mereka tampak merobohkan motor-motor pengunjung alun-alun, menabrak rambu-rambu, lanjut ke arah barat sampai Kalibogor lalu belok kiri sampai Simpang Tanjung ke arah selatan.
Awal Mula Informasi Aksi Geng Motor Beredar
Kabar sejumlah geng motor berkeliaran pada malam hari sambil membawa senjata tajam di wilayah Kabupaten Banyumas awalnya beredar melalui pesan berantai aplikasi WhatsApp dan media sosial (medsos) sejak Minggu (14/8/2022) malam.
Pesan suara yang beredar melalui WhatsApp, terdengar suara seorang perempuan mengimbau kepada pedagang di alun-alun agar pulang lebih awal dalam dengan durasi 38 detik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian