/
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:13 WIB
Kondisi rumah orangtua tersangka Brigadir Ricky Rizal terlihat sepi di Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jumat (12/8/2022) sore. (Suara.com/Anang Firmansyah)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Penyidik Timsus Polri mengumumkan empat tersangka kasus pembunuhan Brigadir, satu di antaranya Bripka RR. Keluarga Bripka RR yang tinggal di Kabupaten Banyumas mengungkapkan harapan agar yang bersangkutan bisa bebas dari segala tuduhan.

Bripka RR berasal dari Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah orangtua Bripka RR dalam kondisi sepi.

Kepala Desa Kuntili, Salamun menyebut saat ini yang tinggal di rumah tersebut adalah ibu dari Brigadir Ricky. Ayahnya yang merupakan pensiunan Polri sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu.

Menurutnya, sejak mengetahui informasi Brigadir Ricky menjadi tersangka, ibunya sangat syok dan terpukul.

"Ibunya saat ini dalam keadaan sakit di rumah. Kalau didatangi orang banyak kaya syok begitu. Ditanya satu orang saja kemarin nangisnya bukan main, masuk ke kamar lama, terus keluar lagi," katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (12/8/2022).

Dirinya mengaku sempat tidak percaya jika Brigadir Ricky menjadi salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di Jakarta. Ia baru mengetahui beberapa hari lalu dari layar televisi.

"Saya baru dengar lima hari lalu. Lihat di televisi, anaknya Pak almarhum Kamto apa bukan ya. Ternyata betul," terangnya.

Sementara itu, Bude Brigadir Ricky, Kartinah (60) yang rumahnya masih satu desa dengan ibunda Brigadir Ricky, mengenal keponakannya sebagai sosok yang baik sedari kecil.

"Dia orangnya santun, saleh, terus baik. Sama saudaranya ya begitu walaupun sudah jadi polisi," katanya saat didatangi wartawan.

Baca Juga: Pendaftaran Indonesia SDGs Action Awards 2022 Dibuka, Berikut Linknya

Ia tidak ingat kapan terakhir kali bertemu langsung dengan keponakannya yang sudah berdinas di Jakarta. Karena saat lebaran kemarin, dirinya mudik ke Jogja.

"Lebaran kemarin saja saya gak ketemu. Karena pas dia datang ke sini katanya saya lagi di Jogja. Karena kebetulan saya kan asli Gunung Kidul," jelasnya.

Terkait status tersangka yang saat ini menjerat keponakannya, ia enggan memberikan tanggapan lebih dan memohon doa kepada masyarakat.

"Saya kalau itu no comment. Tapi intinya saya berterimakasih dan meminta dukungannya semua. Semoga keponakan saya terbebas dari segala tuduhan yang sampai segitunya," tutupnya. (Anang Firmansyah)

Load More