PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Penyidik Timsus Polri mengumumkan empat tersangka kasus pembunuhan Brigadir, satu di antaranya Bripka RR. Keluarga Bripka RR yang tinggal di Kabupaten Banyumas mengungkapkan harapan agar yang bersangkutan bisa bebas dari segala tuduhan.
Bripka RR berasal dari Desa Kuntili, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah orangtua Bripka RR dalam kondisi sepi.
Kepala Desa Kuntili, Salamun menyebut saat ini yang tinggal di rumah tersebut adalah ibu dari Brigadir Ricky. Ayahnya yang merupakan pensiunan Polri sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu.
Menurutnya, sejak mengetahui informasi Brigadir Ricky menjadi tersangka, ibunya sangat syok dan terpukul.
"Ibunya saat ini dalam keadaan sakit di rumah. Kalau didatangi orang banyak kaya syok begitu. Ditanya satu orang saja kemarin nangisnya bukan main, masuk ke kamar lama, terus keluar lagi," katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat (12/8/2022).
Dirinya mengaku sempat tidak percaya jika Brigadir Ricky menjadi salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di Jakarta. Ia baru mengetahui beberapa hari lalu dari layar televisi.
"Saya baru dengar lima hari lalu. Lihat di televisi, anaknya Pak almarhum Kamto apa bukan ya. Ternyata betul," terangnya.
Sementara itu, Bude Brigadir Ricky, Kartinah (60) yang rumahnya masih satu desa dengan ibunda Brigadir Ricky, mengenal keponakannya sebagai sosok yang baik sedari kecil.
"Dia orangnya santun, saleh, terus baik. Sama saudaranya ya begitu walaupun sudah jadi polisi," katanya saat didatangi wartawan.
Baca Juga: Pendaftaran Indonesia SDGs Action Awards 2022 Dibuka, Berikut Linknya
Ia tidak ingat kapan terakhir kali bertemu langsung dengan keponakannya yang sudah berdinas di Jakarta. Karena saat lebaran kemarin, dirinya mudik ke Jogja.
"Lebaran kemarin saja saya gak ketemu. Karena pas dia datang ke sini katanya saya lagi di Jogja. Karena kebetulan saya kan asli Gunung Kidul," jelasnya.
Terkait status tersangka yang saat ini menjerat keponakannya, ia enggan memberikan tanggapan lebih dan memohon doa kepada masyarakat.
"Saya kalau itu no comment. Tapi intinya saya berterimakasih dan meminta dukungannya semua. Semoga keponakan saya terbebas dari segala tuduhan yang sampai segitunya," tutupnya. (Anang Firmansyah)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar