PURWOKERTO.SUARA.COM, MADIUN-Viral video Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Dwi Jatmiko mengamuk seorang jurnalis asal Madiun, JM. Dalam video yang beredar, terlihat Dwi bersama istrinya memarahi seorang wartawan di halaman Polres Madiun Kota.
Kemarahan Dwi bahkan semakin menjadi-jadi hingga melepaskan baju dinasnya untuk membela istrinya. JM terlihat hanya terduduk diam, tanpa perlawanan. Ia sempat menyampaikan sudah meminta maaf, namun disahut lagi dengan kemarahan AKP Dwi dan istrinya dengan kata-kata yang meledak.
Usut punya usut, sebelumnya terjadi insiden, JM terjatuh dan tanpa sengaja memegang pantat istri Kasatlantas. Sang istri melapor hingga suaminya tak terima karena menilai tindakan itu pelecehan.
Adu mulut dengan para wartawan teman JM pun tak dapat dihindarkan. Teman-teman JM membela karena merasa temannya itu berbuat tanpa sengaja. Dia juga sudah meminta maaf secara pribadi. Sehingga tak ada lagi yang perlu dipermasalahkan.
Namun AKP Dwi malah semakin menjadi-jadi. Perwira itu melepas baju dinasnya dan kembali membentak JM.
“Saya bukan Kasatlantas, saya manusia biasa. Istri saya dipegang pak,”katanya sembari melepas baju dinasnya
Keributan antara Kasatlantas dengan para wartawan nyaris terjadi usai perwira itu tak kunjung meredam amarahnya.
JM mengungkapkan kronologi dia dianggap melecehkan istri perwira.
Selesai upacara HUT RI di alun-alun Madiun Kota, JM berjalan namun di tengah perjalanan ia kakinya tersangdung.
Baca Juga: Wow, Polri Temukan 25 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, 13 Orang Jadi Tersangka
Ia tak bisa menahan keseimbangan hingga tubuhnya sempoyongan. Ia sempat memegang hiasan bunga (dekorasi) untuk menahan tubuhnya, namun hiasan itu jatuh.
Tangannya refleks memegang benda lain di sekitarnya untuk memertahankan agar tubuhnya tak jatuh. Tanpa disadari, yang benda yang dia pegang ternyata bagian tubuh istri Kasatlantas AKP Dwi Jatmiko.
Ia pun mengaku sudah meminta maaf saat itu juga karena tanpa sengaja memegang tubuh wanita itu.
“Saya kesandung, refleks pegang hiasan bunga, karena gak permanen bunga itu jatuh, terus pegang lagi ternyata ada orang di sebelah itu. Saya sudah minta maaf karena gak sengaja mau jatuh,”katanya
Rupanya istri perwira itu tidak terima dan melapor ke suaminya atas insiden yang dialaminya. Ia meminta JM menemui suaminya. JM ditelepon Kasatlantas untuk ke ruangannya menjelaskan kronologi yang menimpa istrinya.
Namun sebelum menjelaskan, ia mengaku sudah meminta maaf atas ketidaksengajaannya.
“Tapi beliaunya bersikukuh akan tetap mem BAP saya,”katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup