/
Minggu, 21 Agustus 2022 | 17:27 WIB
cacar monyet ilustrasi

PURWOKERTO.SUARA.COM Cacar monyet telah masuk Indonesia. Pada Sabtu (20/08/2022) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan satu kasus konfirmasi cacar monyet pada seorang pria 27 tahun di Jakarta.

Menurut suara.com cacar monyet (monkeypox) adalah penyakit yang disebabkan infeksi virus sehingga membuat penderita mengalami bintil bernanah pada kulit. Untuk gejala cacar monyet, bintil berair yang berubah menjadi nanah dan benjolan.

Biasanya bintil berair akan muncul di bagian leher, ketiak, atau selangkangan. Nantinya bagian bintil nanah itu sendiri menyebabkan borok pada kulit. Tidak hanya itu, cacar monyet juga menyebabkan beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, mengigil, nyeri otot, serta letih dan lesu.

Penularan cacar monyet dapat terjadi ketika kontak langsung dengan pasien, ataupun transmisi udara dan percikan cairan dari penderita. Untuk itu, perlu dilakukan beberapa pencegahan di antaranya sebagai berikut.

1. Menghindari kontak langsung hewan primata atau pengerat serta orang yan terinfeksi.

2. Rajin mencuci tangan dengan air beserta sabun atau menggunakan hand sanitizer. Hal ini penting diperhatikan terutama saat ingin masak, atau makan, serta menyentuh area hidung dan mata. Untuk orang yang mengalami luka juga berisiko.

3. Selain kontak langsung, penting juga untuk menghindari konsumsi daging hewan tersebut.

4. Pastikan untuk memasak bahan makanan, terutama daging, hingga matang.

5. Melakukan suntik vaksin smallpox untuk mencegah tertular penyakit cacar monyet.

Baca Juga: Samai Aplikasi Lain, Video YouTube Shorts Akan Ada Watermark

Hingga saat ini belum ada pengobatan khusus untuk cacar monyet.  Sejauh ini, pasien yang mengalami cacar monyet menggunakan tecovirimat untuk menghambat perkembangan virus.

Meskipun demikian, penggunaan obat ini masih terbatas pada pasien dewasa dengan berat badan di bawah 40 kg dan anak dengan berat badan lebih dari 13 kg, Selain itu, penderita juga biasanya akan dirawat di ruang isolasi agar virus tersebut tidak menyebar. (iruma cezza)

Load More