PURWOKERTO.SUARA.COM - Pembalap MotoGP pabrikan Ducati, Francesco Bagnaia berhasil menang tiga kali beruntun (hattrick) di Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg, Austria. Kemenangan Minggu (21/8/2022). Dengan performanya tersebut, masih ada asa perebutan gelar juara dunia 2022.
Diketahui, Bagnaia menjadi pembalap kedua Ducati yang merasakan tiga kemenangan beruntun setelah Casey Stoner menciptakan rekor tersebut pada 2008.
Selain itu, ia juga menjadi pembalap kedua dari Italia di era MotoGP yang memenangi tiga balapan beruntun setelah Valentino Rossi, yang pensiun pada tahun lalu setelah meraih sembilan gelar juara dunia.
Serelah kemenangan di Austria, Bagnaia merangkak naik ke peringkat tiga klasemen untuk mengejar rival utamanya, Fabio Quartararo dari tim Yamaha yang masih.
"Saya rasa iya, ini momen terbaik saya karena tentunya di situasi kritis kami mengubah itu dengan cara yang baik, berkat bantuan keluarga saya, pacar, dan tim saya. Kami mengerti apa yang harus diperbaiki," kata Bagnaia yang juga meraih kemenangan di Assen dan Silverstone, dalam jumpa pers setelah balapan.
Start dari P2, Bagnaia melesat untuk merebut posisi pimpinan lomba dari pembalap Gresini Enea Bastianini di lap pembuka. Bastianini sempat melorot ke peringkat empat di lap keenam ketika Miller dan Jorge Martin brrsaing di depan, sebelum menyelesaikan balapan lebih awal karena masalah tekanan ban depan yang tidak normal.
Sampai akhir balapan, Bagnaia tak bisa dikejar para musuh-musuhnya dan finis 0,492 detik di depan Quartararo dan disusul Jack Miller yang melengkapi podium untuk Ducati.
"Saya sangat senang dengan hari ini karena ini salah satu yang terberat tahun ini karena saya menggunakan pilihan paling aman untuk ban depan tapi pada kondisi hari ini pada akhirnya bukanlah pilihan terbaik," jelas pembalap asal Italia tersebut.
Bagnaia menuju balapan selanjutnya di Misano, Italia yang merupakan kampung halamannya dengan motivasi dan semangat tinggi.
"Saya tak sabar lagi ke Misano karena itu akhir pekan yang luar biasa bagi saya, GP di kampung halaman saya. Kita lihat saja, karena saya tak ingin memberi tekanan kepada saya," ucapnya
Bagnaia menerangkan, ia hanya ingin melakukan yang terbaik seperti yang dilakukan di Austria. Ia menegaskan, akan mencoba lebih cerdas, memahami setiap situasi dan berada di depan lagi. (Arif KF)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan