PURWOKERTO.SUARA.COM – Usai berhasil menyemarakan peringatan HUT ke-77 RI di Istana Merdeka, Farel Prayoga banjir job manggung setibanya di Bumi Blambangan.
Penyanyi cilik asal Banyuwangi Farel Prayoga tercatat sudah beberapa hari tidak masuk sekolah usai diundang Presiden Joko Widodo untuk bernyanyi di Istana Negara pada Rabu (17/8/2022).
Terbaru, Farel Prayoga diketahui izin tidak masuk sekolah untuk memenuhi undangan manggung di berbagai tempat. Untuk mengantisipasi kondisi yang terus berlarut, Dinas Pendidikan Banyuwangi akan memanggil orangtua Farel Prayoga dengan pihak label musik.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno mengatakan pihak Dispendik Banyuwangi akan bertemu dengan pihak keluarga dan manajemen Farel untuk duduk bersama dengan sekolah lalu membuat kesepakatan.
“Sesuai dengan arahan atau nasihat Presiden dan Ibu Bupati, Farel boleh nyanyi tapi sekolahnya harus tetap nomor satu," katanya.
Menurut Suratno dari seluruh pesan utama yang disampaikan Presiden Jokowi dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Farel Prayoga tetap diminta untuk mengikuti pembelajaran di sekolah, artinya Farel boleh manggung dan bernyanyi memenuhi undangan di luar jam sekolahnya.
"Dia usianya masih belia, masih SD, bukan hanya pelajarannya saja yang kehilangan buat dia, tapi masa bermainnya itu yang utama, jadi waktu masa anak-anak dia gak bisa tergantikan dengan apapun," ujar Suratno.
Suratno menyarankan, jadwal manggung Farel Prayoga setidaknya juga disesuaikan dengan jam masuk sekolah, bisa di hari libur, atau sore hingga malam hari. Sehingga kewajiban Farel sebagai pelajar tetap bisa dilakoni setiap hari.
"Setelah ini sebaiknya, tetap bersekolah di jam sekolah, Kalaupun manggung diambil jam-jam di luar jam sekolah, atau di hari libur," pintanya.
Baca Juga: IPW Desak Kepolisian RI Ungkap Isu Konsorsium 303 di Tubuh Polri
Terlebih saat ini Farel Prayoga juga tengah mengambil kontrak dengan salah satu label musik dengan durasi hingga 5 tahun, yang telah disepakati sejak satu tahun lalu, sehingga masih ada 4 tahun ke depan yang harus dijalani Farel bersama pihak label musik.
Meski begitu, Suratno menegaskan jika kontrak Farel dengan pihak label juga harus tetap mengedepankan kewajiban Farel untuk belajar.
"Ternyata Farel itu sudah terikat kontrak dengan pihak label 5 tahun. Tapi kan kontrak gak bisa itu seolah-olah Farel berkewajiban harus manggung di jam-jam sekolah, kan gak boleh," cetusnya.* (ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi