PURWOKERTO.SUARA.COM - Tim Khusus Polri telah mengantongi motif pembunuhan berencana Brigadir Yosua dari keterangan Ferdy Sambo. Namun Polri enggan mengungkap motif pembunuhan ini sebelum mendapat keterangan versi Putri Candrawathi.
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI, Samsuddin Suding mengkonfirmasi motif pembunuhan berencana Brigadir Yosua kepada Kapolri. Samsuddin mengaku motif perlu dijernihkan agar opini publik tidak bergulir liar.
Samsuddin menjelaskan, motif pembunuhan merupakan peristiwa di Magelang. Samsuddin mengatakan di rumah Sambo di Magelang, Brigadir Yosua terlibat rangkaian peristiwa dengan Putri.
Pertama, ketika Putri berbaring di sofa ruang tamu karena tak enak badan, Yosua hendak membopong Putri ke kamar. Namun ini dicegah Kuat Maruf, asisten rumah tangga keluarga Sambo.
Kedua, Kuat melihat Yosua keluar dari kamar Putri. Dari kamar, terdengar suara tangis Putri oleh Kuat. Kuat kemudian meminta Putri menceritakan kejadian yang dialami ke Sambo.
Menjawab dugaan motif yang disampaikan Samsuddin, Kapolri tidak membantah keterangan itu. Kapolri hanya menyatakan telah mendapat keterangan dari Sambo dan akan memastikan kebenarannya dengan mengkonfrontir dengan keterangan Putri.
"Terkait motif kami sementara sudah mendapatkan keterangan dari FS. Namun kami ingin sekali lagi untuk memeriksa Ibu PC. Sehingga nanti yang kami dapat apalagi pada saat posisi beliau sebagai tersangka apakah berubah atau tidak," kata Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo ketika sidang Dengar Pendapat DPR, Rabu 24 Agustus 2022.
Rencananya Putri akan dimintai keterangan Jumat, 26 Agustus 2022. Ini sesuai permintaan Putri dalam surat keterangan dokter yang meminta waktu seminggu untuk istirahat.
Baca Juga: Cerita Dita Karang, Member Secret Number Asal Indonesia Saat Sambut Presiden Jokowi di Korea Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026