PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Saat ini kepercayaan masyarakat terhadap Polri sedang menurun. Ini tak lepas dari kasus kematian Brigadir J melibatkan salah satu jenderal di Kepolisian, serta menyeret banyak nama perwira yang diduga melakukan pelanggaran etik.
Di luar perkara itu, Polri pernah mendapatkan puncak kepercayaan masyarakat di masa Kapolri Hoegeng Iman Santoso. Namanya selalu dikenang sebagai polisi yang jujur dan pemberani.
Kepribadiannya selalu diceritakan lintas generasi hingga menjadi teladan dan barometer polisi yang profesional dan jujur.
Hoegeng yang jujur memilih hidup sederhana, bahkan tidak memiliki tempat tinggal. Ia juga anti terhadap gratifikasi dalam bentuk apapun.
Hoegeng bahkan menolak menggunakan fasilitas negara untuk anggota keluarganya. Ini diceritakan putra Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng.
Ia mengaku gak ada enaknya menjadi anak seorang Kapolri bernama Hoegeng. Enak di sini tentunya dalam arti bisa menikmati segala fasilitas atau kemewahan layaknya anak seorang pejabat tinggi atau kepala Kepolisian.
“Waktu remaja, kita juga punya keinginan, tapi tak kesampaian keinginan itu,”katanya
Aditya mengaku punya keinginan sebagaimana remaja lain, misal dibelikan kendaraan untuk tunggangan hariannya. Terlebih ia notabene adalah anak orang nomor satu di Kepolisian. Tentu tidak berlebihan jika ia memiliki kendaraan.
“Boro-boro motor, sepeda saja tidak dibelikan,”katanya
Baca Juga: Sukses Dengan Season Pertama, Alchemy of Souls Season Kedua Akan Tayang Desember 2022
Ia mengaku, Hoegeng melarang keluarganya ikut menggunakan fasilitas negara yang bukan haknya. Bahkan, katanya, anak Hoegeng tak berani meminta tolong ajudan ayahnya karena bukan merupakan kewenangannya.
“Gak boleh pakai fasilitas apapun, baik dari kantor atau minta tolong ajudan. Misal Mas minta tolong ini, kalau ketahuan marah dia (Hoegeng). Karena bukan wewenang kita (minta tolong ajudan),”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Nekat Meracun Kekasihnya hingga Tewas, Fakta Baru Kasus Ogan Ilir Terungkap
-
Penjelasan Unhas Terkait 28 Mahasiswa Disebut Diskor Karena Kritik Program MBG
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan