PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu pagi melepas kirab Merah Putih dari depan Istana Merdeka, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB. Ia didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI sekaligus ulama kharismatik Habib Luthfi bin Yahya.
Puluhan ribu elemen masyarakat ikut falam acara kirab Merah Putih sepanjang 1.700 meter yang diikuti oleh lintas agama, pelajar, pemuda, instansi pemerintah, santri, TNI-POLRI, hingga berbagai organisasi masyarakat.
Kirab Merah Putih adalah acara kebudayaan dan berkesenian dalam keberagaman yang bertujuan meningkatkan persatuan dan kesatuan. Acara ini juga diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-77 RI.
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Habib Luthfi bin Yahya mengajak masyarakat agar memperkuat kecintaannya pada Tanah Air agar tidak mudah terpecah belah.
"Dengan adanya kirab Merah Putih pagi hari ini untuk menguat, mengembalikan, menambah kecintaan kita pada bangsa dan Tanah Air dengan dasar ketuhanan Yang Maha Esa," ujar Habib Luthfi saat memberikan tausyiah kebangsaan di panggung kirab Merah Putih di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (28/8/2022) dikutip dari Antara.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendalami falsafah bendera merah putih yang di dalamnya terdapat kehormatan, harga diri, dan jati diri bangsa.
"Maka apabila cinta Tanah Air ini semakin melekat, semakin kuat, kita akan tahu hebatnya kehormatan bangsa, harga diri bangsa, jati diri bangsa," jelas Habib Lutfi
Ia melanjutkan, diharapkan masyarakat dapat memperkuat kecintaan pada Tanah Air yang diperjuangkan dengan segenap tumpah darah oleh para pahlawan untuk dapat merdeka dari belenggu penjajah.
"Perlu untuk menjadi cermin untuk kita semuanya dan kita bertanya sudah mempunyai kontribusi apa untuk negara ini, untuk bangsa ini, atau mudah dipecah belah?," tutur Habib Lutfi.
Baca Juga: Batasi Penggunaan Smartphone, Ini Rekomendasi Screen Time pada Anak
Ia meneruskan, bangsa lain sudah maju, bangsa lain ekonominya sudah hebat, tapi Indonesia selalu hampir banyak ketinggalan-ketinggala.
Habib Luthfi kemudian mengajak para peserta kirab Merah Putih yang hadir untuk bersama-sama melafalkan ikrar yang terdiri dari enam poin.
"Satu, kami bangga menjadi bangsa Indonesia. Dua, kami bangga menjadi anak Indonesia. Tiga, kami bangga merasa, memiliki Indonesia," katanya memandu.
Kemudian poin keempat berbunyi; Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia kita, Bhinneka Tunggal Ika; kelima, kami bersumpah untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia; keenam, NKRI harga mati dan bela negara adalah kewajiban kami.
"Sehelai rumput yang kering dan sebutir pasir Indonesia kehormatan taruhannya, tetesan darah di bumi Pertiwi mutiara yang tak ternilai harganya yang sehingga berkibar sang saka Merah Putih di bumi tercinta. Kami bangsa yang tidak akan melupakan sejarah," pungkas Habib Luthfi. (Arif KF)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus