PURWOKERTO.SUARA.COM, Banyak orang hidupnya susah karena terjerat hutang. Masalahnya, hutang terjadi sering kali bukan karena terdesak kebutuuhan, namun karena untuk menuruti keinginan (hawa nafsu) semata.
Ada seorang jamaah dari kota Dumai yang meminta ijazah atau amalan agar diberi kemudahan membayar hutang kepada Buya Yahya.
Sebelum menjelaskan doa untuk diberi kemudahan Allah melunasi hutang, Buya Yahya menerangkan tips agar umat tidak terjerat hutang.
Di dalam hidup, ia menganjurkan umat tidak memaksa mengikuti gaya hidup orang lain. Padahal jika mengikuti hawa nafsunya itu, ia sebenarnya belum mampu secara keuangan hingga akhirnya berhutang.
Tak jarang juga orang berhutang melebihi kemampuannya karena kemudahan yang diberikan Bank atau rentenir untuk meminjam. Akibatnya, ia tidak bisa melunasi hutangnya yang membuat hidupnya terpuruk.
Karenanya, ia meminta umat untuk membiasakan hidup sederhana agar terhindar dari hutang.
“Kalau jor-joran itu alamat orang itu banyak hutang,”katanya
Sebelum doanya, ada tipsnya, di dalma hidup jgn ikuti gaya hidup org lain, kita terbawa shg memaksakan yg blm waktunya, akhirnya ngutang, bayar gak harus bayar, itu menjadikan org terpuruk, biasakan hidup sederhana mudah terhindar hutang, kalau jor2an alamat banyak utang, waktu gaji 2,5 beli tas 25 rb, gaji naik 25 juta tas 250 ribu, dst.
Orang seperti itu, jangankan dikasih doa atau amalan, dikasih uang saja, masalahnya tidak akan selesai karena pasti akan berhutang lagi. Karena itu, yang terpenting adalah mengatur cara hidupnya agar terhindar dari hutang. Umat harus menghilangkan gengsi untuk berpenampilan sederhana dan memiliki barang sesuai kemampuan.
Baca Juga: Kenali Penyebab GTM pada Anak, Orang Tua Harus Waspada
Hutang juga dapat mengundang syaitan sehingga bisa menjadi pangkal maksiat. Ia mencontohkan, jika seorang itu takmir masjid, syaitan akan membisikinya untuk mengambil uang kotak masjid untuk melunasi hutang. Jika dia bekerja di yayasan, syaitan akan mendorongnya mencuri uang yayasan untuk menutup hutang.
Namun ia pun membagikan doa yang diajarkan Rasululllah agar seorang terbebas dari hutang. Berikut doanya,
Allahummak fini bi halalika ‘an haramika wa aghnini bifadhlika ‘aman siwaka.
"Ya Allah Cukupkan aku dengan rizkiMu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan karuniaMu dari bergantung kepada selain Mu"
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN