/
Jum'at, 02 September 2022 | 18:59 WIB
Muhammad Syafi'i, Kepala Kemenag Purbalingga menyampaikan sambutan pada Penerimaan Jamaah Haji Kabupaten Purbalingga Tahun 2022 di Pendopo Dipokusumo, Jumat 2 September 2022. (Dinkominfo Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Jamaah haji Purbalingga telah kembali ke Tanah Air dengan selamat. Mereka dimanjakan sejumlah layanan istimewa yang tak dijumpai pada tahun-tahun sebelumnya. Apa saja?

Pertama, jamaah haji Indonesia, dan tentu saja Purbalingga, mendapat penginapan yang dekat dengan Masjidil Haram. Para jamaah haji yang butuh berjalan kaki selama 15 menit dari penginapan untuk sampai ke Masjidil Haram.

Ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang jarak tempuh dari penginapan ke Masjidil Haram membutuhkan waktu hingga 45 menit hingga 1 jam.

Tak pelak pemerintah, juga Pemkab Purbalingga, berani mengklaim penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022 khususnya di Purbalingga dinilai sukses. 

"Mudah-mudahan fasilitas yang diberikan petugas dari Kemenag Purbalingga di tahun berikutnya bisa dipertahankan, syukur-syukur ditingkatkan," kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat Penerimaan Jamaah Haji Kabupaten Purbalingga Tahun 2022 di Pendopo Dipokusumo, Jumat 2 September 2022.

Muhammad Syafi'i, Kepala Kemenag Purbalingga mengatakan selain penginapan yang lebih dekat dengan Masjidil Haram, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) juga diringankan pemerintah.

Sejatinya biaya haji sebesar Rp 81 juta, tetapi jamaah haji hanya dibebani Rp. 39.750.000 karena sisanya disubsidi pemerintah.

"Alhamdulillah Allah telah menggerakan hati para pemimpin kita sehingga melayani njenengan semua dengan baik," katanya.

Ia menambahkan, tiga dari 245 jamaah haji Purbalingga dipulangkan lebih cepat. Ketiganya harus dipulangkan lebih awal karena alasan kesehatan.

Baca Juga: Mengharukan, Ini Deretan Kisah Ibu Asuh Anaknya di Penjara

Perwakilan jamaah haji, Mudiarto membenarkan perbaikan layanan haji. Ia mengatakan penyelenggaraan haji tahun ini sangat istimewa. Ia menambahkan jika tahun-tahun lalu makan hanya dua kali sehari, pada tahun ini makan tiga kali sehari. Jatah makan ditambah ketika wukuf dan bermalam di Mina setiap jamaah mendapat fasilitas tempat tidur sendiri-sendiri.

"Kami semua sangat bangga punya pemimpin yang sangat peduli," ujarnya.  

Pada acara yang dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesra Setda Purbalingga, Wakil DPRD, dan Forkopimda 245 jamaah haji diterima oleh Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Purbalingga KH Munir.

Load More