PURWOKERTO.SUARA.COM – Derby Jawa Tengah tersaji di laga pekan ke delapan di Stadion Manahan Solo. PSIS Semarang harus bertandang ke kandang Persis Solo, Sabtu. (03/09/2022).
Dua tim yang terluka lantaran hasil buruk di pekan sebelumnya tampaknya harus rela berbagi angka. Persis yang sebelumnya kalah dari Borneo FC dan PSIS Semarang yang harus dihempaskan Dewa United.
Keduanya sebelunya tumbang dengan sekor 2 – 1 dari lawannya. Baik Persis Solo maupun PSIS Semarang belum mampu memenuhi ambisinya meraih poin penuh setelah keduanya bermain imbang 0-0.
Dikutip Antara, Persis yang menjamu PSIS di Solo, pada babak pertama bermain tempo tinggi karena kedua kesebelasan menampilkan permainan cepat dan saling menyerang untuk memenangi pertandingan pada laga derbi Jateng itu.
Persis yang banyak menekan sejak menit awal belum bisa mencetak peluang untuk menjadikan gol ke gawang lawan. Sebaliknya, PSIS yang mengandalkan serangan balik cepat juga belum mendapat peluang mencetak gol untuk timnya. Kedudukan tetap imbang 0-0, hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persis memasukkan pemain depannya Samsul Arif dan menggantikan pemain Jepang Ryo Matsumura untuk menambah daya serang. Persis terus melakukan serangan melalui pemain sayap Althaf Indie, Messidoro, Irfan Jauhari ,dan Samsul Arif.
Namun, serangan Persis belum mampu mencetak peluang gol. Peluang emas bagi Persis terjadi pada menit ke-53 babak kedua melalui tendangan kaki Irfan Jauhari tetapi bola mampu ditangkap kiper PSIS Wahyu Tri Nugroho, sehingga belum mengubah kedudukan.
Pada menit 72, pemain Persis Althaf Indie lolos sendiri dan mencetak gol ke gawang PSIS, namun wasit menganulir gol tersebut karena Althaf tertangkap offside sebelum terjadi gol.
Sementara itu, satu-satunya peluang emas PSIS terjadi pada menit ke-64 melalui tendangan Taisei Marukawa, tetapi mampu ditepis kiper Persis Muhammad Riyandi yang bermain tenang sehingga belum mengubah kedudukan 0-0 hingga babak kedua usai.
Baca Juga: Harga BBM Naik Saat Harga Minyak Dunia Turun, Kok Bisa?
Wasit yang memimpin pertandingan antara Persis melawan PSIS, Ruli, mengeluarkan lima kartu kuning untuk Jonathan, Oktafianus, Dewangga Santoso, Aqsha Prawira (PSIS), dan Andri Ibo (Persis).
Caretaker Persis Solo Rasiman usai pertandingan mengatakan Persis menampilkan permainan menyerang melawan PSIS, tetapi pada menit kedua harus menggantikan M Kanu dan menit ke-40 Jaimerson Da Silva juga cedera. Sehingga, pola permainan harus berubah.
Persis pada babak kedua memasukan Samsul Arif, dan permainan tim berjalan lebih dinamis, karena bola banyak berada di daerah lawan, meski demikian belum bisa membuahkan peluang gol untuk timnya.
"Kami memang memasang pemain muda di depan dan berhasil, karena PSIS juga tidak melakukan tekanan dari belakang. Persis belum bisa menyelesaikan games dengan baik karena kurang memanfaatkan lebar lapangan," kata Rasiman.
Asisten Pelatih Achmad Resal Octavian mengatakan PSIS bersyukur bisa menahan imbang tuan rumah Persis. Meskipun PSIS menargetkan tiga poin di Solo, tetapi ia tetap mensyukuri hasil satu poin tersebut.
"Pemainnya sudah bekerja keras dan bermain maksimal. Saya bangga pemain bekerja keras hingga menit akhir melawan Persis. Pemain (secara) mental sudah ada peningkatan," kata Achmad.* (ANIK AS)
Tag
Berita Terkait
-
Laga Persija Jakarta Lawan Bhayangkara FC Malam Ini, Gengsi Kakak Beradik Akan Tersaji di Stadion Patriot Bekasi
-
Jajal Taktik Racikan Shin Tae-yong, Timnas U-19 Diadu dengan Persis Solo U-20
-
Dua Kartu Merah Warnai Laga Persik Kediri vs PSM Makassar yang Berakhir Imbang Tanpa Gol
-
Bertandang ke Kandang Persebaya, Bali United Ingin Putus Rekor Positif Tuan Rumah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Hikayat Tanah yang Berkhianat
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Kemensos Pastikan Sekolah Rakyat Siap Gelar MPLS Serentak Mulai 14 Juli 2026
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW