PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Bareskrim membuktikan adanya rekayasa kasus kematian Brigadir Yosua di rumah dinas, Duren 3, Jakarta Selatan. Irjen Pol Ferdy Sambo diduga berbohong dengan merekayasa kasus kematian anak buahnya itu agar dia terhindar dari jerat hukum.
Keterangan polisi soal kasus kematian Brigadir J di awal-awal pengungkapan pun terbukti tidak benar alias rekayasa. Hingga Bareskrim menemukan fakta baru tentang adanya dugaan pembunuhan berencana.
Para anggota Polri dan perwira yang terlibat dalam rekayasa kasus itu pun akhirnya harus memertanggungjawabkan perbuatannya, mulai dipecat hingga dipidana atas tuduhan obstruction of justice.
Keterangan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang mengaku korban pelecehan seksual pun patut diuji kebenarannya. Ini mengingat rekam jejaknya yang terseret dalam pusaran kasus rekayasa kematian Brigadir J.
Bareskrim juga telah memutus penyidikan perkara dugaan pelecehan seksual karena tiada alat bukti. Hanya belakangan, Komnas HAM dan Komnas Perempuan mengungkit kembali dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri.
Seorang, siapapun, memang berpotensi untuk berbohong. Tidak kecuali para tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Karenanya, keterangan seorang bukan menjadi satu-satunya dasar bagi penyidik untuk memutus suatu perkara.
Untuk menguji kebenaran keterangan tersangka, polisi juga dibantu dengan teknologi alat uji kebohongan (lie detector).
Tim khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali memeriksa mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan istrinya Putri Chandrawati terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat. Pemeriksaan dilakukan dengan bantuan alat uji kebohongan atau lie detector.
Bukan hanya Sambo dan istrinya, pemeriksaan dengan bentuan alat uji kebohongan itu juga dilakukan terhadap tersangka lainnya, yakni Bharada E alias Richard Eliezer, Brigadir RR alias Ricky Rizal, dan KM alias Kuat Maruf.
Baca Juga: Ternyata Tersangka Miliki Akun Michat, Polres Purbalingga Ungkap Kasus Prostitusi Online
Saksi Susi selaku asisten rumah tangga keluarga Ferdy Sambo, yang namanya belakangan mencuat juga turut diperiksa menggunakan alat ini.
"Itu namanya uji polygraph, untuk menentukan tingkat kejujuran subjek dalam memberikan keterangan," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi
Pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi ini berlangsung sejak Senin (5/9/2022) hingga Rabu (7/9/2022) hari ini.
"Saya enggak hafal jadwal perhari siapa-siapa saja. Tapi, semua tersangka akan diuji polygraph, termasuk saksi Susi," katanya.
Dugaan Pelecehan hingga Perselingkuhan
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto sempat menjelaskan terkait dugaan pelecehan seksual Brigadir J terhadap Putri hingga isu perselingkuhan dengan Kuat Maruf.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas