PURWOKERTO.SUARA.COM, WONOSOBO – Jumlah korban jiwa pada kecelakaan maut di simpang Pasar Kertek, Wonosobo bertambah satu orang menjadi tujuh orang. Tambahan korban jiwa atas nama Galih Setyawan (36), seorang penumpang bus pariwisata asal Probolinggo, Jawa Timur.
Humas Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo, Zulaeha Wulandarimenyatakan, jenazah korban tambahan telah dipulangkan ke rumah duka di Probolinggo, Jawa Timur.
Selain korban meniggal, juga masih ada korban luka yang masih dirawat di rumah sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo. Mereka di antaranya penumpang mobil pikap Mitsubishi L300. Saat ini, korban masih dirawat di ICU dan dalam pemantauan intensif tim medis rumah sakit.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyatakan duka cita atas kecelakaan maut di Kertek, Wonosobo. Untuk mencegah kecelakaan serupa Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyiapkan lahan untuk jalur alternatif dan merevitalisasi jalur penyelamat Prumbanan.
"Semoga Pemerintah Pusat dan Provinsi dapat segera membantu mewujudkan beberapa skema alternatif yang dapat menurunkan resiko terjadinya lakalantas di jalur ini," ujar Afif melalui unggahan di Instagramnya.
"Tak lupa saya mengingatkan untuk kita semua untuk melakukan pengecekan kelayakan kendaraan sebelum berpergian dan berhati-hati dan waspada di jalur ini," kata dia menambahkan.
Sopir Bus Jadi Tersangka
Polres Wonosobo menetapkan sopi bus pariwisata sebagai tersangka kecelakaan maut di Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah. Sopir bus dinilai lalai hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Penetapan sopir bus pariwisata dengan nomor polisi N 7944 US, Hardiyatna Adita, sebagai tersangka diumumkan setelah gelar perkara yang melibatkan sejumlah unsur satuan kepolisian dan perhubungan pada Minggu, 11 September 2022 sore.
Baca Juga: Demi Sejahterakan Nasib Ojol, Gojek Berlakukan Perubahan Tarif
“Berbagai penyelidikan di antaranya olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan 40 saksi hingga uji kelayakan kendaraan bus pariwisata. Kesimpulan, pengemudi dianggap lalai sehingga menyebabkan kecelakaan dan menghilangkan nyawa,” kata Wakapolres Wonosobo, Kompol Andi Setyo Wibowo.
Penersangkaan sopir bus didukung pula hasil pemeriksaan kendaraan yang dilakukan tim penguji dari Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Temanggung. Dari hasil uji kalikan menunjukkan bus dalam kondisi laik jalan.
Polisi menjerat sopir bus pariwisata dengan pasal 310 ayat 2 atau ayat 4 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.
Berita Terkait
-
Sopir Bus Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
-
Kronologis Kecelakaan Jip Rombongan ASN Pemkab Ngawi di Bromo
-
Minibus Tabrak Pagar Rumah di Pesanggrahan Jaksel Gegara Sopir Tewas Kena Serangan Jantung
-
Pengendara Yamaha Mio Muntah Darah Usai Tabrak Truk di Kragilan Serang
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026