PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meminta guru atau kepala sekolah agar tidak takut menghadapi oknum yang mengaku-ngaku wartawan. Apalagi para oknum tersebut untuk mencari-cari kesalahan yang ujung-ujungnya adalah dugaan pemerasan.
Hal itu disampaikan Bupati saat melakukan pertemuan dengan kepala sekolah SMP dan berkaca pada peristiwa yang dialami kepala sekolah SMP N 2 Pejagoan. Kepala sekolah itu dituding telah melakukan penahanan kartu dan penyelewengan dana PIP oleh seorang yang mengaku wartawan.
"Jadi saya sampaikan kepada para guru dan kepala sekolah bekerjalah dengan baik dan tidak perlu takut dengan oknum yang ingin mencari kekisruhan dengan tujuan tertentu. Sepanjang kita bekerja sesuai dengan tata aturan yang ada, tidak menyimpang tidak perlu takut," ujar Bupati di Pendopo Kabumian, Senin (11/9).
Bupati pun siap melakukan pembelaan jika ada guru atau kepala sekolah yang diteror dengan pemberitaan negatif atau tidak sesuai dengan fakta. Namun, jika benar ada yang menyalahi aturan, misal korupsi dana pendidikan atau tindak pelanggaran hukum lain, pihaknya juga tak segan untuk memberikan sanksi keras.
"Kita bekerja pijakannya adalah aturan, kalau kita salah atau menyalahi aturan tentu tidak dibenarkan. Ini yang perlu diperhatikan bersama. Di sisi lain kontrol sosial juga penting untuk mengingatkan kita agar bisa bekerja lebih baik," ucap Bupati.
Pada rapat tersebut, Kepala sekolah SMPN 2 Pejagoan sempat menceritakan, dia sempat didatangi oleh sejumlah orang yang mengaku wartawan di kediamannya. Mereka ingin menanyakan soal penyaluran dana PIP yang disebut bermasalah. Kepala sekolah pun sudah menjelaskan duduk persoalannya dengan baik dan memberikan klarifikasi.
Bahkan pihaknya menegaskan, pihaknya tidak pernah melakukan penyelewengan dana PIP. Namun oknum wartawan tersebut menganggap apa yang disampaikan kepala sekolah terlalu berbelit-belit, sehingga oknum wartawan tersebut menawarkan dua pilihan kepada Kepala Sekolah.
Pilihan pertama isu penyaluran PIP tetap akan diberitakan, atau yang kedua menggantinya dengan berita profil sekolah yang positif, namun dengan catatan pihak sekolah harus menyediakan uang.
"Waktu itu dikasih penawaran dua, pertama soal PIP akan dimuat di medianya. Atau bisa tidak dimuat diganti dengan profil sekolah yang positif, namun saya diminta untuk menyiapkan dana," jelas kepala sekolah SMPN 2 Kebumen.
Baca Juga: Fix! Ini Daftar 23 Pemain Timnas Pilihan Shin Tae-yong untuk Kualifikasi Piala AFC U-20 2023
Pihak kepala sekolah pun menegaskan tidak mau dengan penawaran tersebut. Karena ia percaya tidak ada yang salah dalam penyaluran PIP di sekolahnya. Ia juga menyebut apa yang diberitakan oleh oknum wartawan tersebut dianggap tidak sesuai fakta.
"Saya tidak mau ngasih uang. Saya bilang silakan beritakan, tapi saya tegaskan berita yang dimuat tidak sesuai fakta," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Film Horor Komedi Gudang Merica Siap Tayang, Kisah Teror Mahasiswa Koas di Rumah Sakit
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
Ular di Warung Ibu
-
6 Film Horor 2026 Paling Dinantikan yang Siap Menghantui Bioskop!
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Promo BRI di Point Coffee Seluruh Indonesia
-
6 Shio Paling Hoki Besok 17 April 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH