PURWOKERTO.SUARA.COM- Prilly Mahatei Latuconsina, S.I.Kom. Atau yang biasa dikenal dengan nama Prilly Latuconsia adalah seroang aktris muda berbakat yang lahir pada 15 Oktober 1996.
Prilly dikenal sebagai seorang aktris, penanyi, presenter, model, pengusaha, aktivis, penulis dan produser yang telah sukses di usia muda baik di pekerjaan yang digelutinya maupun di dunia pendidikan.
Di tengah padatnya aktivitas yang dilakukan oleh Prilly, dirinya tetap melakukan kewajibannya sebagai serong mahasiswa hingga mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari London School of Public Relations (LSPR) sebagai lulusan terbaik.
Selain itu, baru baru ini diketahui bahwa Prilly akan diundang sebagai dosen praktisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM).
Mahasiswa dari Fisipol UGM berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar soal kajian selebitas mulai pekan depan. Namun, belum dapat dipastikan berapa kali Prilly dapat mengajar secara offline atau tatap muka.
Lalu bagaimana riwayat pendidikan dari Prilly Latuconsina? Yuk simak
Di usianya yang genap 25 tahun, Prilly pernah mengenyam pendidikan baik itu negeri maupun swasta. Awalnya, Prilly bersekolah di SDIT Asy-Syukriyyah karena keinginan sang ayah, yang ingin anaknya ditanamkan nilai keagamaan sejak dini.
Setelah lulus, Prilly melanjutkan pendidikan sekolah menengah di SMP Negeri 4 Tanggerang Selatan dan SMA Negeri 7 Tanggerang Selatan. Yang sedikit berbeda dari sekolah terdahulunya yang merupakan sekolah swasta.
Pada tahun 2009, Prilly mulai aktif di dunia hiburan yang diawali dengan mengasah kemampuan aktingnya di Sanggar Ananda. Kemudian, pada tahun 2010, Prilly memulai debut aktingnya pada sinetron yang bertajuk ‘Gerhana Jadi 2’ sebagai Molly.
Baca Juga: Tiba di Jakarta, Seventeen Siap Manjakan Penggemar Melalui Konser Be The Sun
Di tengah kesibukkannya meniti karir di dunia hiburan, Prilly yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas memutuskan untuk melakukan homeschooling Kak Seto yang berlokasi di Tanggerang.
Setelah lulus, gadis berdarah Ambon-Sunda itu memutuskan untuk tiak langsung melanjutkan studinya ke tingkat yang lebih tinggi. Dirinya memilih untuk membangun karir-nya terlebih dahulu.
Baru di tahun 2018, Prilly melanjutkan pendidikannya di LSPR dengan jurusan Public Relation, Fakultas Ilmu Komunikasi. Serta berhasil, lulus dalam waktu 3,5 tahun.
Prilly berhasil menamatkan pendidikannya pada 2021 lalu dengan predikat cumlaude atau lulusan terbaik. Tak hanya itu, dirinya juga dinobatkan sebagai ‘Best Of The Best Graduate’.
Alhasil, berkat kerja kerasnya, Prilly berhasil mendapatkan beasiswa S2 dari LSPR. Namun, Prilly kembali menunda untuk melanjutkan studinya. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati