PURWOKERTO.SUARA.COM, PURWOKERTO - Memperingati sembilan tahun Sedulur Pantomim Purwokerto, komunitas seni pantomim ini menggelar pementasan bertajuk Pekan Raya Pantomim di GSC UIN Saizu, Minggu 25 September 2022.
Namun penyelenggara Pekan Raya Pantomim ini terkejut setelah Pemkab Banyumas menarik pajak dari penjualan tiket event ini.
Rokhmat, salah satu pendiri Sedulur Pantomim Purwokerto mengaku terkejut ketika menerima pesan dari petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Banyumas.
Panitia diminta membayar pajak atas tiket yang dijual dari event ini. Hal ini menurutnya baru kali ini mereka alami.
"Kita kan berkesenian, bukannya didukung, malah dimintai bayar pajak," ujar dia.
Meski demikian, Pekan Raya Pantomim akan tetap berjalan. Ia mengaku telah mempersiapkan event ini jauh hari dan akan berjalan sesuai dengan rencana.
"Tetep jalan, kami kan sudah persiapan," ujanya.
Event ini rencananya akan diisi workshop dan pementasan pantomim. Workshop digelar pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Sementara pentas Pantomim digelar pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Penyelenggara terkejut ketika Pemkab Banyumas melalui Badan Pendapatan Daerah memungut pajak dari event tersebut.
Baca Juga: Doa Sebelum Tidur, Agar Tidak Diganggu Jin dan Maling
"Operator kami akan mencari tahu, klarifikasi, apakah event ini membayar atau patungan (iuran)," ujar Kepala Badan Banyumas, Eko Prijanto dikutip dari Suaramerdeka.com.
Pungutan pajak dilakukan atas dasar adanya penjualan tiket dari event tersebut.
"Yang kena pajak itu bukan pembiayaan event, tapi untuk ticketing tetap kena (pajak). Intinya tiket itu," kata dia menambahkan.
Berita Terkait
-
Kronologi Longsor Timbun Warga di Arcawinangun Banyumas, Bermula Banjir Kali Pelus
-
Korban Longsor di Arcawinangun Purwokerto Ditemukan Tewas
-
ASN Saksi Kasus Korupsi di Semarang Dimutilasi, Polda Jateng Dalami Kronologi Pembunuhannya
-
Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Temukan Jamu Oles Dari Daun Kersen
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?
-
Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar