/
Minggu, 25 September 2022 | 10:44 WIB
GBT Surabaya (Pemkot Surabaya)

PURWOKERTO.SUARA.COM, SUARABAYA - Federation Internationale de Football Association (FIFA) meminta rumput di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, Jatim, memiliki kualitas standar sepak bola internasional menjelang Piala Dunia U-20 pada 2023.

Pada inspeksi FIFA kedua ini, FIFA melakukan pengecekan fasilitas yang ada di Stadion GBT. FIFA menyebut Venue Operation Control (VOC) telah berstandar tinggi. Begitu juga kecepatan pembangunan jalan akses menuju GBT.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Wiwiek Widayati menerangkan, pihaknya harus mengoptimalkan kembali perawatannya, sehingga rumput memiliki kualitas yang standar untuk sepak bola," ujarnya di Surabaya pada Minggu, 25 September 2022 dikutip dari Antara News.

Wiwiek mengatakan, sebelumnya dirinya bersama Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin mendampingi perwakilan FIFA saat melakukan inspeksi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (24/9).

"Jadi kemarin (24/9/2022) dua tim dari FIFA. Satu tim meninjau infrastruktur dan tim kedua mengecek di lapangan," imbuhnya. 

Wiwik melanjutkan, FIFA mengapresiasi kinerja Pemkot Surabaya dalam mempersiapkan Stadion GBT untuk Piala Dunia U-20 Tahun 2023. Sebab, imbunya, pada kunjungan awal FIFA pada Juli 2022, ada berbagai catatan. Akan tetapi, kini Pemkot Surabaya telah melakukan berbagai perubahan.

Sementara itu, Wakil Ketua Asprov PSSI Jatim Amir Burhanuddin menerangkan, hasil inspeksi FIFA akan segera disampaikan kepada PSSI dan Pemkot Surabaya untuk segera ditindaklanjuti.

"Sesuai dengan yang FIFA harapkan, untuk sepak bola yang paling utama adalah field of play (lapangan permainan). Mudah-mudah ini menjadi peluang yang lebih besar lagi dari kunjungan sebelumnya, untuk Surabaya menjadi salah satu venue Piala Dunia," ujar Amir.

Ia menjelaskan, FIFA memberikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya. Dikarenakan, kinerja pemkot di luar ekspektasi FIFA. Bahkan, dia meyakini bahwa Kota Surabaya siap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023.

Baca Juga: Catat, Ini Vitamin untuk Hadapi Musim Hujan

"Di luar ekspektasi mereka yang kira-kira (pengerjaan) itu bisa diselesaikan dalam waktu 6-7 bulan, ternyata itu kok sudah selesai. Salah satunya adalah akses (jalan)," ungkap Amir.

Ia melanjutkan, FIFA juga dibuat kagum pada kualifikasi Piala Asia U-20, mereka langsung melaporkan suasana Stadion GBT kepada jajaran petinggi FIFA melalui pesan singkat. Hal itu dikarenakan tingginya antusiasme para penggemar sepak bola saat menyaksikan laga kualifikasi Piala Asia U-20.

"Sehingga dari antusias penggemar sepak bola di Surabaya masih diunggulkan oleh FIFA. Karena tujuan piala dunia digelar di mana pun adalah tentang impression venue (kesan terhadap lokasi)," pungkas Amir. (Arif KF)

Load More