PURWOKERTO.SUARA.COM, MINAHASA-Seorang balita, MG (3) mengalami hipotermia saat diajak mendaki orang tuanya di Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Anak itu bahkan harus ikut menderita karena sempat tersesat di gunung tersebut
Badan SAR Nasional Manado mendapat laporan delapan pendaki tersesat di Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut), termasuk di antaranya balita. Mereka tersesat saat akan turun melalui jalur Desa Tumaratas.
Tim SAR dikerahkan untuk melakukan evakuasi pendaki tersebut.
Delapan pendaki yang dilaporkan tersesat berasal dari Kota Manado. Mereka meliputi Fauzan Mamonto (21), Aidil Akbar (2), Ardika Moho (18), Acan Weker (19), Putri Nuraim (21), Yayan Rahman (27), Fazrim Moho (21), dan seorang balita berinisial MG (3).
"Ada 8 pendaki yang akan turun Gunung Soputan melalui jalur Desa Tumaratas tersesat di jalan," ujar Kepala Kantor SAR Monce Brury seperti dikutip Beritamanado.com-jaringan Suara.com pada Senin (26/9/2022)
Setibanya di Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kelompok Pelestarian Sumber Daya Alam (KPSDA) Desa Tumataras, kemudian naik ke gunung.
Pencarian Tim SAR Gabungan dilakukan dengan berjalan kaki dan dibantu motor trail. Sekira pukul 05.00 WITA, Tim SAR Gabungan menemukan korban sedang berada di pinggir jalan sedang beristirahat.
Ironisnya, pihaknya menemukan anak balita dalam rombongan itu mengalami gejala hipotermia.
Baca Juga: Kenapa Child Grooming Berbahaya? Yuk Simak Penjelasannya
"Balita langsung dievakuasi menggunakan motor untuk dibawa turun. Semua korban dievakuasi dalam keadaan selamat," ujarnya.
Monce mengimbau seluruh masyarakat yang akan mendaki agar menyiapkan fisik dan bekal yang cukup. Sehingga saat mendaki tidak kesulitan soal logistik.
"Apalagi ini ada balita, sangat riskan apabila perbekalan tidak cukup dan memaksakan sampai ke puncak,"katanya. (Iruma Cezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL