PURWOKERTO.SUARA.COM- Usai pengakuan salah satu Artis Indonesia, yakni Kriss Hatta yang tengah menjalin hubungan dengan seorang gadis berusia 14 tahun membuat publik berikan respon negatif.
Perbedaan usia antara keduanya yang terpaut 20 tahun itulah yang menimbulkan kontra bagi publik. Beberapa aktivis perempuan Indonesia melabeli tindakan ini sebagai modus child grooming.
Lalu, apa itu child grooming? Hal ini menimbulkan pertanyaan karena banyak masyarakat Indonesia tak awam dengan istilah tersebut.
Child grooming adalah suatu tindakan yang disengaja oleh seseorang untuk membangun suatu hubungan saling percaya dan ikatan emosional dengan anak-anak atau remaja agar mereka dapat memanipulasi atau mengeksploitasi si anak tersebut.
Hasil dari tindakan ini bisa berupa modus untuk melakukan hubungan seksual. Dan jika terjadi pada anak-anak atau remaja, mereka akan sangat rentan untuk terkena tindak kekerasan atau pelecehan seksual.
Biasanya child grooming terjadi pada anak perempuan, tapi tidak menutup kemungkinan hal dapat terjadi pada anak laki-laki.
Oleh karena itu, orang dewasa perlu berhati-hati dalam mendidik anak-anak. Karena child grooming sekarang ini bisa terjadi baik secara daring maupun luring.
Child grooming yang terjadi secara daring adalah saat si anak telah memiliki telepon pintar. Mereka akan sangat mudah untuk diajak berkenalan lewat sosial media.
Sedangkan, untuk kasus Child grooming yang terjadi secara luring atau langsung biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang berada didekatnya. Bisa saja orang tersebut adalah tetangga, kerabat jauh, guru dan teman orang tua.
Baca Juga: Siapa Johanes Tanak, Ini dia Profil Pimpinan Baru KPK
Nah, perlu bagi orang tua untuk mengetahui tanda-tanda bila si anak sedang terkena child grooming, yaitu:
1.Mulai untuk berbohong dan tidak mau jujur saat ditanya pergi dengan siapa
2.Menunjukkan perubahan perilaku yang tergantung suasana hati secara tiba-tiba seperti cemas, panik, tidak sabaran, cepat kesal, agresif dan mengurung diri atau tertutup.
3.Sering menyendiri
4.Suka dengan obrolan yang menyangkut orang dewasa
5.Mendapatkan banyak pesan secara online
6.Menggunakan bahasa yang biasa dipakai oleh orang dewasa.
(citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Update Harga iPhone Maret 2026, Setelah Lebaran Bakal Naik?
-
Menjaga Kebiasaan Baik Pasca-Ramadan dan Lebaran: Tantangan Konsistensi
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Perjalanan BeeFam's: Bangkit Pasca Gempa, Makin Berkembang Bersama LinkUMKM BRI
-
Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini
-
8 Rekomendasi Drama China Berlatar Republik untuk Temani Libur Lebaran
-
The Rock Kembali Menjadi Maui! Intip Megahnya Cuplikan Live Action Moana
-
KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026