/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:07 WIB
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Antara)

PURWWOKERTO.SUARA.COM- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta kepada kepala daerah untuk melek terhadap perubahan teknologi yang tengah digenjot.

Hal ini bertujuan agar kepala daerah tidak tertinggal dengan pola pikir yang usang. Sehingga, setiap kepala daerah tidak memimpin dengan cara ala kadarnya atau biasa.

“Perlu melek digital dan kemudian melihat potensi-potensi yang bisa diterapkan dan diaplikasikan di daerah masing-masing untuk memnabntu wilayah masing-masing,” jelas Tito yang dikutip dari Antara.

Ia juga menambahkan bahwa seorang kepala daerah harus memiliki sikap yang adaptif dan memiliki kepekaan terhadap perubahan agar tidak tertinggal.

“Hal itu diperlukan karena masyarakat dihadapkan pada perubahan global yang menuntut pelayanan dilakukan secara efektif dan efisien,” tuturnya.

Tito Karnavian mengharapkan setiap kepala daerah memiliki political will atau kemauan politik untuk mengadopsi perkembangan teknologi yang ada di daerah lain dan menerapkannya di daerah yang dipimpin.

Contohnya konsep kota pintar atau smart city yang telah diterapkan di beberapa daerah. Oleh karena itu, Mendagri tak segan meminta kepala daerah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Sehingga, konsep kota pintar dapat terwujud dari penerapan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan oleh kepala daerah yang melek dengan teknologi.

Apalagi, tutur Tito, dengan adanya era globalisasi yang menyebabkan dunia dan tatanan kehidupan berubah lebih cepat yang membuat kepala daerah wajib memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama di teknologi informasi.

Baca Juga: MU Siap Lepas Cristiano Ronaldo di Bursa Transfer Januari Mendatang

“Kita tidak lagi bisa mengendalikan “business as usual”, hanya mengandalakna cara-cara biasa, ini terlambat. Oleh karena itu, perlu melakukan langkah-langkah pemanfaatan teknologi informasi komunikasi,” jelas Tito, di Jakarta. (citra safitra)

Load More