PURWWOKERTO.SUARA.COM- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta kepada kepala daerah untuk melek terhadap perubahan teknologi yang tengah digenjot.
Hal ini bertujuan agar kepala daerah tidak tertinggal dengan pola pikir yang usang. Sehingga, setiap kepala daerah tidak memimpin dengan cara ala kadarnya atau biasa.
“Perlu melek digital dan kemudian melihat potensi-potensi yang bisa diterapkan dan diaplikasikan di daerah masing-masing untuk memnabntu wilayah masing-masing,” jelas Tito yang dikutip dari Antara.
Ia juga menambahkan bahwa seorang kepala daerah harus memiliki sikap yang adaptif dan memiliki kepekaan terhadap perubahan agar tidak tertinggal.
“Hal itu diperlukan karena masyarakat dihadapkan pada perubahan global yang menuntut pelayanan dilakukan secara efektif dan efisien,” tuturnya.
Tito Karnavian mengharapkan setiap kepala daerah memiliki political will atau kemauan politik untuk mengadopsi perkembangan teknologi yang ada di daerah lain dan menerapkannya di daerah yang dipimpin.
Contohnya konsep kota pintar atau smart city yang telah diterapkan di beberapa daerah. Oleh karena itu, Mendagri tak segan meminta kepala daerah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Sehingga, konsep kota pintar dapat terwujud dari penerapan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan oleh kepala daerah yang melek dengan teknologi.
Apalagi, tutur Tito, dengan adanya era globalisasi yang menyebabkan dunia dan tatanan kehidupan berubah lebih cepat yang membuat kepala daerah wajib memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama di teknologi informasi.
Baca Juga: MU Siap Lepas Cristiano Ronaldo di Bursa Transfer Januari Mendatang
“Kita tidak lagi bisa mengendalikan “business as usual”, hanya mengandalakna cara-cara biasa, ini terlambat. Oleh karena itu, perlu melakukan langkah-langkah pemanfaatan teknologi informasi komunikasi,” jelas Tito, di Jakarta. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali