/
Senin, 05 September 2022 | 16:20 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate menyambut kedatangan Presiden Filipina H.E. Ferdinand Romualdez Marcos JR dan rombongan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate menyambut kedatangan Presiden Filipina H.E. Ferdinand Romualdez Marcos JR dan rombongan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu,4 September 2022 sekitar pukul 13.00 WIB.

"Saya ditugasi untuk menjemput Bapak Presiden Ferdinand Romualdez Marcos JR. Kunjungan beliau tentu ini suatu kehormatan bagi Indonesia," ujar Johnny G. Plate di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, usai menerima kunjungan kenegaraan Presiden Filipina yang dikutip dari Laman Kemkominfo.

Menurut Johnny G. Plate, kunjungan Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos JR. tersebut menempatkan Indonesia di posisi strategis bagi negara tetangga negaranya.

"Mengingat bahwa ini adalah kunjungan pertama Presiden Marcos ke negara-negara sahabatnya, termasuk untuk ASEAN," jelasnya.

Johnny berharap, Indonesia dan Filipina sebagai bagian dari asosiasi kawasan ASEAN dapat meningkatkan kerja sama dan hubungan kedua negara yang jauh lebih baik, salah satunya dalam sektor digital.

"Kita tahun depan akan meluncurkan dua High Throughput Satellite (HTS), dengan kapasitas 300 Giga byte per second yang sebagiannya punya potensi untuk digunakan oleh Filipina," jelasnya.

Menkominfo menerangkan, potensi pemanfaatan HTS untuk kawasan Filipina khususnya pada Hot Backup Satellite. Menurutnya, kerja sama tersebut sedang proses penyusunan antara perusahaan kedua negara.

"Selanjutnya, kita tentu berharap ada banyak kerja sama bilateral yang bisa kita lakukan, mengingat kondisi geografis Filipina dan Indonesia di sektor ICT hampir mirip. Indonesia negara kepulauan, Filipina pula negara kepulauan, hampir sama," ujarnya.

Sebagai negara kepulauan, Menkominfo menilai kerja sama Indonesia dan Filipina di sektor digital akan dapat menjangkau masyarakat terpencil kedua negara.

Baca Juga: Sempat Viral Pidato Kyai Amplop, Suharso Monoarfa Dicopot dari Ketua Umum PPP

"Jadi pengalaman-pengalaman ini bisa kita saling sharing untuk bagaimana menjangkau wilayah-wilayah yang terdepan, terluar, tertinggal, baik Indonesia maupun Filipina," pungkas Johnny G. Plate. (Arif KF)

Load More