PURWOKERTO.SUARA.COM – Pihak kepolisian terus mendalami kasus tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan penonton laga Arema Malang melawan Persebaya Surabaya.
Sejak menaikkan status pemeriksaan penyelidikan menjadi penyidikan Senin (03/10/2022) lalu, Tim gabungan penyidikan dari Polri dan Polda Jatim serta tim investigasi audit, belum menentukan adanya tersangka terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan.
Irjen Pol Dedi Prasetya Kadiv Humas Polri menyampaikan bahwa unsur ketelitian dan kecermatan menjadi standar dalam pemeriksaan kasus ini supaya mendapat hasil yang komperehensif.
Sementara itu, sampai saat ini tim audit investigasi, di antaranya Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan Profesi dan Pengamanan (Propam) sudah memeriksa 31 anggota Polri.
“Ada beberapa hal yang betul-betul harus didalami terhadap pemeriksaan ini. Standar kejelihan dan kehati-hatian menjadi yang utama,” kata Dedi saat jumpa pers di Mapolres Malang, Rabu (05/10/2022) malam dikutip Antara.
Dedi melanjutkan, selain pemeriksaan terhadap anggota Polri, tim penyidik gabungan juga memeriksa 35 saksi dalam tragedi Kanjuruhan, baik dari internal maupun eksternal Polri.
Kadiv Humas Polri itu menyebut, pemeriksaan dan pendalaman masih berlanjut sampai malam hari ini hingga Kamis (06/10/2022) besok. Demi ada kepastian hukum, Dedi akan menyampaikan progres pemeriksaan setiap harinya.
Untuk menetapkan status tersangka pada tragedi ini, kata dia, tim penyidik harus memenuhi syarat formil dan meteril. Namun, tetap berlandaskan unsur ketelitian dan kecermatan.
“Besok sore akan kami sampaikan progresnya, intinya kami saat ini fokus untuk membuktikan unsur 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian orang mati harus terpenuhi,” pungkasnya.
Untuk diketahui tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022, tercatat sampai hari ini Rabu (05/10/2022) telah merenggut 131 nyawa dan ratusan orang terluka. Peristiswa ini bahkan menjadi perhatian dunia.*(ANIK AS)
Baca Juga: Tidak Hanya Sate Klatak dan Bakpia Pathuk, Berikut 5 Rekomendasi Oleh-oleh Jogja untuk Wisatawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027
-
Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang
-
Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
5 Cara Menyimpan Sepatu agar Tidak Berjamur, Bebas Bau Apek
-
Beda dari yang Lain! 5 Spot Unik di Pontianak Siap Bikin Anda Takjub
-
DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Pegang Pantat Mahasiswi, Karyawan Hotel Ini Dicokok Warga
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga