PURWOKERTO.SUARA.COM - Usai melumat Guam 14-0 dan menang tipis atas UEA 3-2, Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Palestina pada laga ketiga Grup B Kualifikasi Piala AFC U-17 di Stadion Pakansari Bogor, Jumat 7 Oktober 2022.
Dua kemenangan beruntun Timnas Indonesia U-17 memang sangat penting untuk menjaga moral anak asuh coach Bima Sakti. Namun jika tak waspada, hal ini justru bisa menjadi bumerang yang membahayakan perjalanan timnas lolos fase kualifikasi.
Hal ini bukan tanpa sebab. Pelatih Timnas U-17, Bima Sakti sendiri yang mengungkapkan indikasi bahaya kelengahan pada saat anak asuhnya pada posisi unggul.
Timnas Indonesia U-17 memang sukses memetik kemenangan atas Uni Emirat Arab (UEA) pada laga kedua Grup B Kualifikasi Piala AFC U-17, di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu 5 Oktober 2022. Namun kemenangan ini menyisakan lubang yang menjadi kelemahan Timnas.
Pada laga ini Indonesia sempat memimpin 2-0 melalui gol Muhammad Nabil Asyura pada menit 18 dan Arkhan Kaka menit 29. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama karena UEA mencetak dua gol penyeimbang sebelum babak pertama usai. Dua gol UEA dilesakkan Waleed Mallalla pada menit 31 dan Gaith pada menit 39.
Namun pada babak kedua Timnas Indonesia U-17 mencetak satu gol penentu melalui penyerang Arkhan Kaka pada menit 55. Skor 3-2 untuk Garuda Asia bertahan hingga laga usai.
Pelatih Timnas, Bima Sakti, menilai para pemainnya masih punya kelemahan soal tingkat konsentrasi, terutama ketika dalam keadaan unggul.
"Kami melakukan kesalahan terutama saat unggul 2-0. Para pemain kehilangan konsentrasi sehingga kita kecolongan," kata Bima Sakti.
Saat jeda babak pertama, di ruang ganti, Bima Sakti menyampaikan beberapa pesan ke para pemainnya. Rupanya pesan itu memeberi motivasi tambahan dan membangkitkan semangat anak asuhnya sehingga gol ketiga tercipta.
Baca Juga: Bima Sakti Ungkap Kelemahan Timnas U-17 Jelang Laga Kontra Palestina
"Saya yakin pemain bisa bangkit di babak kedua dan saya bilang ke pemain untuk tetap percaya diri dan fokus," ujar Bima Sakti.
Kemenangan atas UEA, membuat Tim U-17 Indonesia menduduki posisi teratas klasemen sementara Grup B dengan 6 poin dari dua laga. Tim Garuda Muda unggul selisih gol dari UEA yang mempunyai poin sama tapi sudah bertanding tiga kali.
Berita Terkait
-
Bima Sakti Ungkap Kelemahan Timnas U-17 Jelang Laga Kontra Palestina
-
Tak Ambil Jatah Latihan di Lapangan, Bima Sakti Fokus Recovery Pemain
-
Dihajar Timnas Indonesia 14-0 dan UEA 9-0, Malaysia Malu Ditahan Imbang Guam 1-1 hingga Pelatih Shock
-
Arkhan Tak Berhenti Mencetak Gol, Brace Kontra UEA Bawa Timnas U-17 Raih Kemenangan 3-2
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
Terkini
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Pramoedya dan Cerita Calon Arang: Pintu Masuk Menuju Dunia Sang Maestro
-
Kerabat Bantah Ressa Hidup Hedon di Banyuwangi, Bongkar Kehidupan Tanpa TV dan Kulkas
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 4 Februari 2026, Klaim Bundle Keren & Mencekam Gratis
-
Billy Akan Bawa Anaknya ke Makam, Kenalkan ke Olga Syahputra
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia
-
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy