/
Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:43 WIB
Suasana pelatihan kreator konten di SMKN Karangjambu di ruang kelas SMPN 1Karangjambu sebelum pindah ke kios desa. (SMKN Karangjambu)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Selah menjadi sorotan publik, Pemerintah Kabupaten Purbalingga akhirnya memberi perhatian kepada siswa SMKN Karangjambu yang belakangan sekolah di kios pasar desa. Purbalingga akan mencari lahan untuk gedung sekolah, sementara Pemprov Jateng yang membiayai pembangunan gedung.

“Sudah ada empat lahan yang nantinya akan kita survei terlebih dahulu mana yang representatif,” ujar Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi usai bertemu Dinas Pendidikan Provinsi Jateng.

Karena tak punya gedung, aktivitas pembelajaran siswa SMKN 1 Karangjambu menumpang di SMPN 1 Karangjambu. SMKN 1 Karangjambu masih menginduk di SMPN 1 Karangjambu. 

Sebelum pindah ke kios, SMK N 1 Karangjambu menempati tiga ruang SMP dengan satu di antara disekat menjadi dua bagian satu bagian untuk kantor dan satu bagian untuk ruang kelas. 

SMK Negeri 1 Karangjambu juga menempati satu buah laboratorium Komputer yang digunakan untuk praktik siswa. Dengan kondisi ini, sekolah mengaku masih belum ideal untuk melaksanakan pembelajaran secara maksimal.

"Kami harap instansi terkait bisa merealisasikan unit sekolah baru untuk SMK Negeri 1 Karangjambu agar pembelajaran kami lebih maksimal lagi," ujar sekolah melalui laman resminya.

Namun SMPN 1 Karangjambu kini tengah direnovasi. Sehingga proses pembelajaran kedua sekolah terkendala. Pemdes setempat mempersilahkan SMKN 1 Karangjambu dan juga SMK Karangjambu untuk menggunakan kios milik desa sebagai ruang kelas.

Bupati Tiwi mengatakan, setelah pembangunan SMPN 1 Karangjambu selesai SMKN 1 Karangjambu akan kembali satu atap dengan SMPN 1 Karangjambu. Setelah itu Pemkab Purbalingga akan membantu mencarikan lahan untuk pembangunan gedung sekaligus relokasi SMKN 1 Karangjambu yang nantinya dibiayai oleh Pemprov Jateng.

Pemkab Purbalingga dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sepakat akan merelokasi SMK Negeri 1 Karangjambu. Kesepakatan tersebut terjadi saat Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi beraudiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Jateng, Selasa (11/10) di Ruang Rapat Bupati.

Baca Juga: Pembangunan Kampus II UIN Saizu di Purbalingga Berlanjut, Lima Gedung Dinggarkan Rp 39,8 Miliar

Hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Dindikbud Provinsi Jateng, Kepala Dindikbud Purbalingga, dan jajaran pejabat Pemprov Jateng serta Pemkab Purbalingga. Bupati Tiwi berharap audiensi ini bisa menghasilkan solusi untuk SMKN 1 Karangjambu yang membutuhkan sarana dan prasarana guna menunjang aktivitas pembelajaran.

“Pertemuan ini kita harapkan ada win-win solution, tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujar Tiwi.

Load More