PURWOKERTO.SUARA.COM- Munculnya isu resesi saat ini menjadi salah satu kekhawatiran masyarakat dalam menghadapi tahun 2023 mendatang.
Apalagi ditambah dengan pernyataan dari Presiden Republik Indonesia yang mengatakan situasi tahun 2023 diprediksi akan lebih gelap dibandingkan tahun 2022.
Hal ini bayang-bayang resesi banyak menghantui sebagian besar negara-negara yang ada dunia. Banyak negara maju yang terlihat memiliki ekonomi kuat malah memiliki tingkat inflasi yang tinggi.
Nah, sebagai masyarakat ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan. Seperti melakukan perencanaan keuangan yang ideal untuk menghadapi tantangan resesi.
Hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah mengatur uang sebaik-baiknya.
Berikut, rangkuman cara mengatur keuangan dalam menghadapi tantangan resesi, yaitu:
1. Siapkan dana darurat terlebih dahulu
Dalam menghadapi situasi sulit yang mungkin akan terjadi, pastikan kalian selalu memiliki dana darurat. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi yang berubah dengan cepat membuat diri sendiri harus menyiapkan seminimal mungkin 6 kali pengeluaran bulanan untuk dana darurat.
Kalian juga harus memperhatikan beberapa tanggungan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Semakin banyak tanggungan yang kalian miliki, maka jumlah dana darurat yang harus dipersiapkan pun semakin besar.
Baca Juga: Cara Mudah Mengatasi Susah Tidur
2.Mencoba untuk investasi
Dengan mencoba investasi kalian dapat mencapai tujuan jangka panjang. Jika dibandingkan uang yang kalian milik hanya ditaruh di dalam bank dan menjadi aset yang tidak produktif. Apalagi saat menabung dibank akan ada biaya administrasi yang dibayarkan setiap bulannya.
Tapi perlu diingat, jika memulai untuk berinvestasi kalian juga harus memilih instrumen investasi yang tepat. Karena saat melakukan investasi di instrumen yang memiliki hasil yang besar juga memiliki risiko yang kehilangan yang tinggi.
3. Melakukan asuransi
Terkadang masyarakat masih belum memahami betapa pentingnya asuransi. Sebenarnya, asuransi adalah sebagai bentuk perlindungan saat terjadi risiko yang tidak terduga dalam hidup, seperti kehilangan pencari nafkah ataupun mengalami kecatatan.
4.Belanja sesuai dengan kebutuhan saja
Saat berbelanja, kurangilah hasrat untuk membeli barang atau jasa yang sekiranya belum dibutuhkan. Hal yang bijak jika memikirkan baik dan buruknya terlebih dahulu sebelum membelanjakan uang yang dimiliki untuk suatu hal bahkan hanya untuk memuaskan hasrat saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras