PURWOKERTO.SUARA.COM, Mantan bintang Liverpool dan Timnas Inggris Steven Gerrard resmi didepak dari kursi manajer setelah 11 bulan memimpin. Keputusan itu diambil hanya dua jam setelah mereka dibantai Fulham dalam laga pekan ke-12 Liga Inggris, Jumat (21/10/2022) dini hari WIB.
Steven Gerrard harus mau meninggalkan klub asuhannya setelah Aston Villa hanya berada satu tempat di atas zona degradasi klasemen Liga Inggris 2022-2023.
Aston Villa bahkan hanya memenangkan dua dari 11 pertandingan liganya musim ini. Performa tim yang buruk setelah dihabisi Fulham membuat Gerrard dan para pemainnya dicemooh oleh penggemarnya sendiri.
"Aston Villa Football Club mengonfirmasi bahwa pelatih kepala Steven Gerrard telah meninggalkan klub ini detik ini juga," kata Villa dalam satu pernyataan tertulis seperti dikutip AFP.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Steven atas kerja keras dan komitmennya dan berharap yang terbaik untuk dia di masa depan."
Gerrard memimpin Villa finis posisi 14 klasemen musim lalu. Ia dikontrak tiga setengah tahun untuk menggantikan Dean Smith yang dipecat November tahun lalu.
Kehadiran Gerrard diharapkan mendongkrak posisi Villa lebih tinggi di klasemen musim ini. Namun siapa sangka, yang terjadi malah klub ini ke ambang degradasi.
Gerrard pernah memenangkan gelar juara liga Skotlandia bersama Rangers pada 2021 yang juga mengakhiri periode panjang dominasi Celtic.
Tapi ternyata dia tidak mampu mengulang prestasinya itu di Villa Park.
Baca Juga: Obat Sirup Dilarang Sementara, Orang Tua Perlu Lakukan Ini
Gerrard sebenarnya sempat bertekad menyelamatkan posisinya.
"Saya pejuang, saya tak akan pernah berhenti dari apa pun apakah itu sepak bola atau dalam hidup. Kita lihat saja yang bakal terjadi. Saya akan terus berjuang kecuali saya dikabari berbeda," kata dia.
Tapi hanya beberapa menit setelah Gerrard berbicara kepada media, Villa memecat Gerrard.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian